Coco jadi Film Animasi Terbaik Oscar 2018

Penulis: Purba Wirastama Pada: Senin, 05 Mar 2018, 10:47 WIB Hiburan
Coco jadi Film Animasi Terbaik Oscar 2018

Sutradara Lee Unkrich (tengah) -- AFP PHOTO / Frederic J. BROWN

FILM animasi Coco produksi studio Pixar meraih kemenangan di Oscars untuk kategori film panjang animasi terbaik. Dalam pidato kemenangan, sutradara Lee Unkrich menyebut bahwa Coco merupakan upaya untuk memberi ruang representasi lebih bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan.

"Terima kasih terbesar kepada orang-orang Meksiko. Coco tak akan pernah ada tanpa kultur dan tradisi cantik kalian yang tak berkesudahan," ucap Lee di podium, yang segera disambut riuh haru dari penonton.

Lee ditemani produser Darla K Anderson, penulis naskah Adrian Molina, dan tiga akor pengisi suara termasuk Anthony Gonzalez.

"Dengan Coco, kami mencoba untuk mengambil selangkah ke depan menuju dunia di mana anak-anak bisa tumbuh dan melihat karakter mereka di film yang tampak, berbicara, dan hidup seperti mereka lakukan. Orang-orang marjinal layak merasakan seperti apa yang mereka alami. Representasi itu penting," lanjutnya.

Dalam Oscars, Coco menyisihkan empat nomine lain, yaitu The Boss Baby (DreamWorks), The Breadwinner (Cartoon Saloon), Ferdinand (Blue Sky Studios), dan animasi biografi Loving Vincent (Dorota Kobiela & Hugh Welchman). Dalam Golden Globe Awards, Coco juga menang dan menyisihkan empat film animasi yang sama.

Sementara untuk film animasi pendek, kemenangan Oscar diraih Dear Basketball garapan Glen Keane dan pebasket Kobe Bryant. Film berdurasi lima menit ini menyisihkan empat nomine lain, yaitu Garden Party, Lou, Negative Space, dan Revolting Rhymes.

Malam anugerah Oscars ke-90 digelar di Hollywood, California pada Minggu, 4 Maret 2018 pukul 5 sore waktu setempat atau pukul 8 WIB. Acara disiarkan secara langsung di kanal ABC dengan pembawa acara Jimmy Kimmel. (MTVN/OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More