Yoga Gratis di Temanggung

Penulis: Administrator Pada: Minggu, 04 Mar 2018, 06:21 WIB Weekend
Yoga Gratis di Temanggung

Dok MI

PULUHAN matras digelar di sisi utara Alun-Alun Kota Temanggung, Minggu (25/2/2018) Pagi. Sebanyak 20 perempuan duduk bersila. Mereka bersiap melakukan gerak yoga. Begitu musik pengiring dimainkan, Retno Dewi, 40, instruktur yoga yang duduk paling depan memberi petunjuk agar para peserta memutar kedua bahu, lalu memejamkan mata. Kemudian Dewi mengarahkan peserta untuk mengatur napas.

Beberapa saat mereka dibiarkan diam tenang dan hening. Dengan bernapas normal, peserta yoga diajak merilekskan seluruh badan, melepaskan sejenak beban pikiran, dan memfokuskan diri pada napas serta tubuh. Setelah itu Dewi masuk ke latihan menarik napas panjang dari hidung lalu membuangnya perlahan sebanyak lima kali. Latihan itu berfungsi membuka rongga dada, melancarkan sirkulasi darah dan oksigen yang masuk melalui hidung ke rongga leher, dada, dan seluruh badan.

“Dengan menggunakan teknik napas, energi kita semakin kuat, karena napas sumber kehidupan dan energi kita. Napas segalanya, tanpa napas tak ada kehidupan,” jelasnya. Dewi lalu mengajak peserta yoga melakukan pemanasan dengan meregangkan otot. Mulai kepala, leher, bahu, punggung, tangan, pinggang kaki. Lalu meregangkan badan. Latihan tersebut berfungsi untuk menaikkan suhu badan, mengurangi cedera otot saat latihan berlangsung sehingga tetap nyaman. Semua latihan dilakukan dengan tetap mengatur napas dengan menarik panjang dari hidung.

Teknik pernapasan menggunakan hidung, lanjutnya, sangat penting dilakukan, dan paling mendasar dalam olahraga yoga. Dengan menarik napas melalui hidung lalu mengeluarkannya melalui hidung, oksigen yang masuk ke paru-paru akan tersimpan dan menjelma menjadi seperti embun. “Dalam setiap gerakan kita terus mempraktikkan teknik pernapasan melalui hidung itu tadi. Dan sangat disarankan untuk menjaga fokus pada pernapasan tersebut, sehingga memudahkan kita melakukan gerakan,” tambah Dewi.

Terbuka untuk umum
Kegiatan olahraga yoga terbuka untuk umum dan gratis. Bagi peserta yang ingin bergabung cukup datang setiap Minggu pukul 07.00 WIB, di Alun-Alun Kota Temanggung. Peserta hanya diminta membawa matras dan air minum sendiri. Kegiatan sosial tersebut digelar komunitas Yoga Hastha dan Astanga Temanggung. Tujuannya memperkenalkan dan memopulerkan yoga pada masyarakat di daerah penghasil tembakau itu. “Selama ini yoga di Temanggung belum banyak yang tahu, jadi peminatnya masih sedikit sekali. Kami ingin memperkenalkan olahraga ini pada masyarakat. Itulah sebabnya latihan yoga itu gratis dan terbuka untuk umum,” kata Dewi yang sudah 3 tahun menggeluti yoga.

Yang terpenting, sambung instruktur yoga di beberapa pusat kebugar­an di Temanggung itu, masyarakat Temanggung menjadi lebih sehat dengan berolahraga. Salah satunya lewat yoga. Sebabnya, hidup sehat bukan proses instan dan sehari jadi. Salah satunya harus disokong dengan rutin berolahraga. Lebih lanjut, Dewi yang belajar yoga di Semarang itu mengaku sebelumnya ia menjadi instruktur senam. “Tetapi seiring bertambahnya usia, otot-otot seseorang memerlukan perlakuan berbeda. Demi menjaga kebugaran saya beralih pada yoga,” ujarnya lagi.

Sementara itu, peserta yoga, Magi Nugrah Firdaus, 33, mengungkapkan banyak manfaat yang didapatnya setelah bergabung dengan klub Hastha dan Asthanga Yoga Temanggung. Selama menjalani latihan hampir tiga tahun, Magi mengaku, kendati badannya merasa pegal, ia tidak memerlukan pemijatan intens seperti sebelumnya. “Berbeda dengan sebelum berlatih yoga, hampir seminggu sekali saya memerlukan jasa tukang pijat,” tutur Magi. Selain itu, lanjutnya, yoga mengajarinya mengendalikan emosi. Setiap tarikan napas sebetulnya berfungsi mengelola fungsi emosionalnya karena setiap gerakan membutuhkan fokus dan kesabaran.

“Bergabung dengan klub yoga juga membuat saya lebih happy. Bertemu dengan teman-teman baru, bisa bercanda dan tertawa bersama, sembari terus belajar mempraktikkan gerakan-gerakan baru yoga baru,” ujar Magi. Pengalaman yang sama juga dirakan Ana, 30, peserta yoga lainnya. Ia mengaku tubuhnya menjadi lebih berisi dan posturnya bagus setelah rutin berlatih yoga. “Kekebalan tubuhnya saya juga lebih baik karena belakangan ini saya jarang sakit,” kata Ana (X-7).

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More