Cepat Saji Ala Kulo

Penulis: (TB/M-4) Pada: Minggu, 04 Mar 2018, 01:00 WIB Weekend
Cepat Saji Ala Kulo

MI/TAUFAN

KEDAI kopi minimalis dengan cita rasa kopi yang tak terbatas. Kedai kopi Kulo, yang tengah ramai di Instagram ini khusus untuk pembeli yang hanya mampir sebentar. “Seperti yang dilihat, di sini (Kedai Kopi Kulo) tidak ada kursi ataupun meja. Jadi Semua konsumen yang
datang, setelah membeli langsung pergi. Tidak ada tempat untuk mereka nongkrong,” terang Owner Kedai Kopi Kulo Clement Mathias kepada Media Indonesia, Rabu (21/2).

Jenis kopi yang disediakan ada single origin yang memadukan robusta dan arabika, sedangkan kopi blend mengombinasikan biji kopi daerah. Clement menyebutkan, sesuai yang tertera di daftar menu kedai, mereka menawarkan lima varian kopi dan satu minuman nonkopi. Di antaranya, es kopi kulo, gabungan antara espresso, susu, dan gula kelapa.

Ada avocatto yang memadukan espresso, alpukat, dan dua pilihan es krim. “Dua varian ini yang paling laris di kedai. Soal harga sangat terjangkau, untuk es kopi kulo Rp15 ribu, sedangkan avocatto Rp27 ribu. Khusus avocatto konsumen bisa memilih pakai es krim cokelat atau vanila,” jelasnya. Pilihan lainnya coffeenade yang memadukan espresso, tonic water, dan lemon.

Ada juga es kopi hitam yang menggunakan espresso, air, dan gula serta es kopi baileys yang memadukan es kopi kulo dan baileys. “Nah sajian menarik kami lainnya adalah cookies and cream. Sajian ini gabungan antara regal, susu, es krim vanila, dan oreo. Jadi ini ditawarkan untuk konsumen yang tidak suka dengan kopi. Untuk harga juga sangat terjangkau hanya Rp23 ribu per porsi,” papar Clement.

Meski terbilang baru, Kedai Kopi Kulo cukup laris itu terbukti dari banyaknya pelanggan yang datang untuk membeli setiap harinya. Berdasarkan hitungan rata-rata, setiap hari ada puluhan cup kopi laku terjual. (TB/M-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More