Lebih Produktif dengan Standing Desk

Penulis: (Iflscience/*/L-2) Pada: Sabtu, 03 Mar 2018, 07:21 WIB Teknologi
Lebih Produktif dengan Standing Desk

SHUTTERSTOCK

SEJUMLAH penelitian ilmiah selama ini menunjukkan duduk secara teratur dengan rentang waktu yang lama memiliki konsekuensi yang berat bagi kesehatan mental dan fisik. Namun, masyarakat yang berbasis komputer saat ini sulit menghindari gaya hidup tersebut.
Salah satu solusinya ialah dengan beralih dari penggunaan meja duduk ke meja berdiri (standing desk). Cara ini diyakini dapat meningkatkan aktivitas tubuh selama 40 jam seminggu.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 2015 diketahui, karyawan call center yang diberi meja berdiri menjadi lebih produktif sebanyak 53% daripada rekan kerja mereka yang duduk. Perubahan produktivitas itu didapat setelah melakukan evaluasi selama enam bulan. Sebulan lalu hasil penelitian lain menunjukkan peralihan dari duduk ke berdiri menyebabkan tubuh membakar lemak sebanyak 2,5 kilogram dalam waktu setahun.

Di sisi lain, dalam sebuah penelitian yang dilakukan selama 12 tahun ditemukan, orang dewasa yang dalam pekerjaan menggunakan meja berdiri memiliki dua kali risiko penyakit jantung kemungkinan karena tekanan kronis pada pembuluh darah dan peningkatan stres. Hasil penelitian ini dimuat dalam American Journal of Epidemiology beberapa pekan lalu. (Iflscience/*/L-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More