Mengenal Diet Cinderella yang Populer di Jepang

Penulis: Medcom Pada: Kamis, 01 Mar 2018, 19:18 WIB Kesehatan
Mengenal Diet Cinderella yang Populer di Jepang

Ist

SIAPA yang tak kenal Tokoh Cinderella? Nama Putri dari film animasi Disney yang memiliki ibu tiri kejam ini kini juga dikenal di dunia kesehatan. Cinderella menjadi salah satu jenis diet yang banyak dilakukan orang yang ingin memiliki tubuh langsing.

Cinderella diet berasal dari Jepang, dan mulai menjadi tren di media sosial Twitter. Diet ini mendorong orang-orang untuk mendapatkan berat badan seperti Cinderella, yang mana orang-orang memprediksi Cinderella memiliki Body Mass Index (BMI) sekitar 18, dan masuk ke dalam kategori underweight.

"Ini bukan diet melainkan tujuan yang tidak realistis untuk mendapatkan ukuran tubuh atau berat badan yang bisa merusak kesehatan Anda," Gina Keatley, seorang nutrisionis dari New York, seperti dilansir dari Women's Health Magazine. "Kurang berat badan, sama buruknya dengan kelebihan berat badan," cetusnya.

Dengan BMI di bawah 18, Anda malah menambah tekanan pada sistem kardiovaskular dan akan memecah otot untuk bahan bakar, katanya. Jantung terbuat dari otot, dan memiliki berat badan kurang dari normal atau sering menahan rasa lapar dapat melemahkan jantung Anda.

Anda juga bisa mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, yang membuat Anda lebih rentan terhadap sakit, atau produksi hormon yang tidak menentu. Tidak cukup memproduksi estrogen juga dapat menyebabkan osteoporosis dan masalah reproduksi lainnya, kata Beth Warren, RDN, pendiri Beth Warren Nutrition.

Penting untuk tidak melakukan eksperimen demi kecantikan yang justru malah bisa membahayakan diri sendiri.
"Tidak perlu menjadi kurus untuk bisa menjadi seperti putri Disney. Kecantikan yang sebenarnya berasal dari dalam hati, bukan berasal dari fisik semata," ujar Warren. (DEV/OL-8)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More