Blusukan ke Pasar Tradisional yang Becek dan Kumuh Khofifah Janjikan Revitalisasi

Penulis: Heri Susetyo Pada: Rabu, 28 Feb 2018, 16:07 WIB Politik dan Hukum
Blusukan ke Pasar Tradisional yang Becek dan Kumuh Khofifah Janjikan Revitalisasi

ANTARA

CALON Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali blusukan ke pasar tradisional di Kabupaten Sidoarjo menyapa para pedagang dan pembeli yang berada di pasar, tersebut pada Rabu (28/2).

Kunjungan Khofifah kali ini dilakukan di Pasar Tradisional Taman Kabupaten Sidoarjo. Seperti saat kunjungan-kunjungan lain sebelumnya, Khofifah langsung menyalami para pedagang dan pembeli yang dilewatinya.

Meskipun kondisi pasar tradisional becek dan kumuh, Ketua Umum Muslimat NU ini terlihat tidak canggung dan menebar senyum pada para pedagang dan pembeli. Dia juga dengan sabar rela melayani warga yang mengajak untuk berfoto selfie bersama.

Tak sekadar menyapa, mantan Menteri Sosial ini juga menyempatkan berbelanja sejumlah komoditas sayuran dan ikan. Sementara sejumlah tim sukses membagikan kaos dan kalender.

Khofifah mengaku lebih suka mendatangi pasar tradisional karena bisa berinteraksi langsung dan mendengarkan aspirasi warga. Menurutnya keinginan pedagang juga tidak muluk-muluk, kebanyakan berharap tidak ada penggusuran dan menginginkan perbaikan akses jalan ke pasar.

Khofifah sendiri berjanji akan merevitalisasi pasar tradisional apabila terpilih menjadi Gubernur Jatim periode 2018-2023. Menurutnya, akses jalan pasar tradisional harus diperbaiki agar tertata rapi, bersih dan tidak becek.

"Bahkan juga perlu warehouse atau pergudangan di dekat areal pasar tradisional untuk menyimpan komoditas agar tetap bagus dan fresh sehingga mampu bersaing," kata Khofifah. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More