Kejutan dari Prancis

Penulis: Administrator Pada: Minggu, 25 Feb 2018, 04:00 WIB Weekend
Kejutan dari Prancis

MI/THALATIE

PECINTA roti Prancis tentunya sudah mengenal Delifrance. Toko roti yang dibuka pada 1984, tapi sudah memiliki sejarah panjang sejak 1919. Toko roti ini kini hadir di Gandaria City, Jakarta Selatan.

Sejumlah roti unggulan Prancis seperti baguete dan croissant bisa didapatkan di sini. Selain itu, ada le pain surprise alias roti kejutan. Roti yang berbentuk lingkaran atau kotak diisi dengan beragam pilihan. "Setiap hari isinya akan berbeda, bisa sayuran, daging, atau buah. Hanya satu menu itu saja yang isinya selalu berbeda setiap hari. Seperti kejutan," ujar Candra Supandi, Founder Gaharulifestyle, kepada Media Indonesia di Gandaria City, Kamis (22/2). Dalam peresmian gerai pertama mereka di Indonesia turut hadir Fabrice Helax Delifrance Internasional, Adil Triansyah COO PT Delibogarasa, dan Chef Mitchel Roth French Michelin Star Chef.

Saat peresmian itu, Chef Roth membuat dua le pain surprise. yakni tartine de paris a jakarta dan croissant aux fruits exotics. Kedua roti itu terinspirasi dari hubungan kedua negara.

Untuk tartine de paris a jakarta, Chef Roth memilih menggunakan roti pain aux graines. Roti yang terbuat dari biji-bijian itu diberi saus yang merupakan campuran mayones, daun ketumbar, sereh, dan jahe. Lapisan berikutnya ialah campuran nasi, brokoli, daun bawang, qinoa, zukini, dan cuka apel. Baru ditaruh ayam yang sudah dimarinasi dengan curcuma, cinamon, dan nutmeg selama sehari sebelumnya.

Tidak lupa ia menyelipkan bit yang dimarinasi, potongan sayuran seperti brokoli, bawang merah, tomat oranye, jamur enoki, dan saus balsamik.

Sedangkan croissant aux fruits exotics menggunakan buah melon, mangga, dan nanas yang di karamelisasi. Buah-buahan itu diletakkan dalam croissant yang dibelah dua dan diberi saus karamel.

Sayangnya kedua jenis kejutan itu bukan menu tetap di Delifrance. Namun masih ada kejutan lain dari toko roti ini. (Rin/M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More