ICHITAN Gelar Mendadak Jutawan 2

Penulis: Cri Qanon Ria Dewi Pada: Jumat, 23 Feb 2018, 04:41 WIB Katalog Belanja
ICHITAN Gelar Mendadak Jutawan 2

MI/ CRI QANON RIA DEWI

MEMBELI satu botol minuman ready to drink (RTD) seharga Rp4.900

hingga sekitar Rp7.000 per botol berhadiah Rp300 juta kembali dilakukan

PT Ichi Tan Indonesia (ICHITAN). Pada tahun lalu, ICHITAN menggelar

promosi bertajuk 'Mendadak Jutawan' berhadiah dengan nilai yang sama dan dilanjutkan dengan hadiah 30 gram emas yang dikemas dalam program 'Harap Harap Emas'.

Perusahaan spesialisasi minuman teh kemasan asal Thailand yang

dikembangkan di Indonesia sejak 2014 tersebut mulai 1 Maret hingga 31

Mei 2018 akan memberi hadiah Rp300 juta untuk 30 pemenang yang disebar

hampir di seluruh provinsi di Indonesia.

Pendiri dan CEO ICHITAN Group Pty Ltd (Thailand), Tan Passakornnatee

atau dikenal dengan Mr ICHITAN mengutarakan program 'Mendadak Jutawan'

telah dilakukan di Thailand sejak 10 tahun lalu. "Mungkin bagi beberapa

orang Rp300 juta tidak begitu besar, tetapi Rp300 juta berarti sangat

besar bagi orang yang tidak mampu," ujar Mr ICHITAN saat acara

konferensi pers program 'Mendadak Jutawan 2' di Jakarta pada Selasa

(20/2).

Karena itu, program tersebut diharapkan mampu membantu mewujudkan

lebih banyak 'mimpi' atau cita-cita masyarakat Indonesia. Seperti nasib dua pemenang program 'Mendadak Jutawan' terdahulu, yaitu

Sarifudin asal Kota Pekanbaru dan Yulia asal Bandung yang hadir pada

acara tersebut.

"Alhamdulillah saya memenangkan Rp300 juta dari ICHITAN. Karena hadiah

ini saya dapat membantu tetangga yang sedang kesulitan membiayai

kuliah anaknya, mendaftar haji bersama istri, membeli perhiasan untuk

istri karena dahulu dijual untuk biaya hidup, dan membantu

perbaikan fasilitas lingkungan rumah," ujar Sarifudin.

Bahkan, sebagian dari hadiah tersebut juga telah digunakan Sarifudin

untuk umrah bersama istrinya.

Di sisi lain, Yulia mengaku hadiah Rp300 juta antara lain dimanfaatkan

untuk membeli rumah dua lantai yang nyaman untuk keluarganya. "Saya

bersyukur sekali dan mendoakan ada pemenang-pemenang 'Mendadak Jutawan

2' yang hidupnya ikut berubah seperti saya," ungkap Yulia.

Passakornnatee menjelaskan tradisi memberi kejutan di Thailand

diharapkan akan terus berlanjut karena mendapat respons positif dari

masyarakat Indonesia. Ia berharap tahun depan program bagi-bagi hadiah

yang mengubah kehidupan masyarakat akan dilakukan bersamaan dengan

program CSR (corporate social responsibility) agar lebih banyak

orang yang bisa dibantu.

"Ini merupakan tradisi ICHITAN yang selalu menyiapkan kejutan besar untuk para konsumennya, seperti di Thailand. Dan, saya merasa gembira ICHITAN Indonesia dapat menggelar kembali program 'Mendadak Jutawan' yang telah mendapatkan respons sangat positif dari masyarakat," ujarnya.

Tutup botol

Pada kesempatan yang sama, Marketing Director PT Ichi Tan Indonesia,

Anna Wibowo mengungkapkan untuk memenangkan hadiah 'Mendadak Jutawan'

cukup membeli minuman teh ICHITAN yang memiliki sembilan varian.

"Apabila Anda mendapatkan tutup botol dengan tulisan '300 juta' dengan

kode unik, silakan validasi kode tersebut dengan menghubungi call

center," ujarnya.

Bila sudah divalidasi oleh PT Ichi Tan Indonesia, kata Anna, Mr ICHITAN

atau perwakilannya akan mengunjungi pemenang untuk secara langsung

menyerahkan hadiah. "Pajak sepenuhnya ditanggung ICHITAN. Pemenang tidak dipungut sepeser pun," ujar Anna.

Selain itu, ICHITAN juga membagikan hadiah langsung berupa 'Gratis 1

Botol' untuk puluhan ribu pemenang. "Kami akan menyebarkan tutup botol

ini di seluruh Indonesia. Mungkin bisa saja kamu yang jadi jutawan

selanjutnya," tambah Mr ICHITAN.

(S-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More