Lebarannya Pecinta Komik dan Mainan

Penulis: Gnr/S-4 Pada: Jumat, 23 Feb 2018, 04:31 WIB Katalog Belanja
Lebarannya Pecinta Komik dan Mainan

DOK SACCA PRODUCTION

PENGGEMAR berat komik dan mainan pasti menantikan kehadiran ajang Toys & Comic Fair. Untuk ke-14 kali, acara yang menjadi momentum dan semacam ritual wajib bagi para pemburu komik dan mainan melengkapi koleksinya itu akan berlangsung pada akhir pekan ini (24-25 Februari) di Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta.

Sebanyak 300 booth bakal hadir dalam ajang Toys & Comic Fair 2018. Berbagai penawaran harga menarik diyakini menggiurkan 25 ribu pengunjung yang ditargetkan. Sejumlah koleksi mainan langka juga akan memanjakan hasrat para kolektor.

Di sisi lain, Sacca Production sebagai penyelenggara ajang Toys & Comic Fair 2018 juga menyelenggarakan sejumlah acara menarik, seperti pameran mainan action figure, aksi cosplay alias menggunakan kostum layaknya tokoh komik, dan temu bintang (meet 'n greet) promo film Partikelir karya Panji Pragiwaksono.

Lebih spesial lagi, Sacca Production juga menghadirkan ikon cosplay dunia, yaitu Miss NADIASK dari Milan, Italia. Semua keseruan tersebut dapat dinikmati pengunjung hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp50 ribu yang dapat diperoleh di loket tiket, salah satu jaringan ritel modern, atau salah satu platform e-niaga terbesar di Indonesia.

Riza Satyagraha, pemilik Sacca Production, menyebutkan bahwa Toys & Comic Fair merupakan momen lebaran bagi komunitas pecinta komik dan mainan. Ia bersyukur ajang yang telah diselenggarakan sejak 2005 itu kini semakin bergaung dan memiliki pamor tersendiri di kalangan pecinta komik dan mainan di Indonesia.

"Harapannya ajang tahun ini bisa lebih baik dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Kegiatan ini juga tentu membantu pemerintah dalam upaya menggalang terus keterbukaan industri kreatif dan mendorong transaksi ekonomi yang saling menguntungkan, khususnya bagi para pedagang mainan, baik yang kecil maupun besar," kata pria yang aktif di komunitas 66 Starwars Indonesia sebagai Chief of Order itu.

Ajang yang semula dimulai Riza dengan hanya diikuti 50 booth itu kini semakin punya nama, bahkan hingga ke mancanegara. Terbukti dari cukup banyaknya kolektor mancanegara yang datang pada ajang serupa sebelumnya demi menambah lemari berisi mainan langka milik mereka.

Karena itu, Riza juga mendorong pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, dapat ikut melibatkan para kolektor bersama-sama dengan Asosiasi Mainan Indonesia dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dalam penyusunan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mainan.

"Soalnya, regulasi yang sudah ditetapkan sekarang banyak yang merugikan para kolektor mainan atau barang koleksi dan para pedagang kecil mainan. Mereka sebenarnya siap mengikuti aturan main yang ada asalkan dilibatkan dalam sesi dialog sehingga turut memberikan masukan yang baik dan menguntungkan semua pihak," tandasnya.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More