Drama Rizieq Menyeret Anies-Sandi

Penulis: Nur Azizah Pada: Kamis, 22 Feb 2018, 10:47 WIB Politik dan Hukum
Drama Rizieq Menyeret Anies-Sandi

AFP

RIZIEQ Shihab urung balik ke Tanah Air. Dirinya 'kabur' ke Arab usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan percakapan berkonten pornografi.

Rizieq sempat hidup nomaden, dari Arab ke Malaysia, lalu ke Yaman dan balik lagi ke Arab. Selama di Arab pun pentolan Front Pembela Islam ini tidak menetap di satu tempat.

Setelah hampir 10 bulan di negeri orang, Rizieq dikabarkan akan kembali ke Indonesia. Ia mengaku rindu dengan tanah kelahirannya.

Setelah kepulangannya ramai diberitakan, Rizieq tak jadi balik. Banyak alasan, di antaranya dirinya meminta dijemput Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Salahuddin Uno.

Salah satu pendiri Presidium 212 Faizal Assegaf menuding Anies-Sandi memiliki 'utang' pada Rizieq. Bagaimana pun, alumnus King Saudi University itu pernah berkontribusi besar menjadikan Anies-Sandi seperti sekarang.

"Habib Rizieq dan gerakan 212 sangat berkontribusi besar membawa Anies-Sandi ke kursi kekuasaan. Seharusnya mereka bersikap peduli, mencari solusi bagi RS," kata Faizal dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 22 Februari 2018.

Anies disebut apatis dengan nasib Rizieq. Ia bahkan dianggap kacang lupa kulitnya. "Faktanya, Anies dan Sandi tampak membiarkan Rizieq digoreng oleh isu-isu SARA dan politik destruktif. Sikap demikian tidak elok, kacang lupa kulit," ujar dia.

Terlebih, sebelumnya hubungan Anies-Sandi dan Rizieq sangat mesra dan kompak. Faizal meminta mantan Menteri Pendidikan itu menggunakan kewenangannya untuk membujuk Rizieq agar kembali ke Indonesia.

Ia juga mau Anies-Sandi menjadi penjamin keamanan bagi Rizieq. Faizal khawatir bila Anies-Sandi mencampakkan Rizieq publik akan mencurigainya terlibat isu-isu politik provokatif.

"Kalau hal itu tidak dilakukan Anies, saya khawatir publik akan mencurigainya ikut terlibat membiarkan Rizieq terzalimi oleh isu-isu politik yang provokatif, berbau, SARA dan bertujuan untuk mengacaukan stabilitas politik nasional," pungkasnya.

Sementara itu, Anies tampak tak suka ditanya soal Rizieq. Hal itu tampak dari respon dan jawaban yang dia berikan. Anies ogah menanggapi permintaan Rizieq yang minta dijemput di Mekkah. "Jemput gimana maksudnya?" Kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, kemarin.

Pengagas Gerakan Indonesia Mengajar ini bungkam saat ditanya memiliki niat menjemput atau tidak. Alasan Rizieq menunda kepulangannya karena keamanan.

Rizieq mau Anies menjamin keamanannya. Saat dimintai tanggapan, Anies kembali menutup mulut. "Tanya aparat saja," kata Anies.

Sebelumnya, Polres Kota Bandara Soekarno Hatta memastikan Rizieq batal pulang. Namanya tidak terdaftar dalam manifest penumpang asal Jeddah.

"Saya sudah cek di data manifest, kalau semua airlines dari Jeddah menuju Indonesia tidak terdaftar nama HRS dari tujuh penerbangan dengan dua maskapai yakni, Garuda dan Saudi Arabian Airlines," kata Kapolresta Bandara Soetta, Kombes A Yusep Gunawan, di Bandara Soekarno Hatta, Rabu, 21 Februari 2018.

Yusep mengatakan, sebelumnya sempat beredar daftar nama pemesanan tiket dari Jeddah menuju Indonesia atas nama Rizieq Shihab. Yusep membeberkan pemesanan tertanggal 20 Februari 2018. "Ya, itu daftar pemesanan tiket atas nama HRS," kata Yusep. (MTV/OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More