Ancol Targetkan 160.000 Pengunjung Selama Libur Imlek

Penulis: Antara Pada: Jumat, 16 Feb 2018, 11:00 WIB IMLEK
Ancol Targetkan 160.000 Pengunjung Selama Libur Imlek

Pintu Taman Impian Jaya Ancol -- ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TAMAN Impian Jaya Ancol, Jakarta menargetkan sekitar 160.000 pengunjung selama masa liburan berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek tahun ini.

"Untuk libur Imlek kali ini, kami targetkan jumlah pengunjung Taman Impian Jaya Ancol bisa mencapai hingga 160.000 orang," kata Wakil Direktur Rekreasi Ancol Agus Sudarno di Jakarta, Jumat.

Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut Agus Sudarno, target jumlah pengunjung saat libur Imlek tahun ini mengalami peningkatan sebesar 10 persen.

"Kami yakin target tersebut bisa dicapai. Terlebih, kami juga sudah menyiapkan berbagai acara menarik untuk seluruh pengunjung dalam rangka memeriahkan perayaan Imlek," ujar Agus.

Untuk mencapai target pengunjung tersebut, dia menuturkan pihaknya telah menyiapkan beberapa program acara yang menarik untuk menghibur para pengunjung, salah satunya yaitu Underwater Barongsai.

"Selama masa liburan Imlek, yakni mulai 16 hingga 18 Februari, kami akan menggelar berbagai acara menarik, salah satunya Underwater Barongsai. Kami yakin acara itu akan menarik bagi pengunjung Ancol," tutur Agus.

Sementara itu, dia menegaskan tidak ada perubahan harga tiket masuk Ancol pada saat libur Imlek, yaitu tetap Rp25.000 per orang. Sedangkan harga tiket masuk di wahana rekreasi lainnya bervariasi, antara lain Dunia Fantasi (Dufan) sebesar Rp295.000, Seaworld Rp115.000, Ocean Dream Samudera Rp130.000 dan Atlantis Water Adventure Rp130.000.

"Selama libur Imlek, harga tiket masuk Ancol tetap sama seperti biasa. Memang ada beberapa promo yang kami berikan kepada pengunjung, namun ada syarat dan ketentuannya," ungkap Agus.(Ant/ OL-8)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More