Lebih Dekat dengan Keluarga dan Karyawan

Penulis: (FD/M-2) Pada: Kamis, 15 Feb 2018, 03:00 WIB Humaniora
Lebih Dekat dengan Keluarga dan Karyawan

MI/ADAM DWI

KESUKSESAN Bridestory di industri pernikahan Indonesia semakin dipertegas dengan meriahnya pameran pernikahan Bridestory Market 2017. Namun, kondisi itu berbanding terbalik dengan jalan hidupnya menjadi pebisnis muda. Kevin Mintaraga mengaku sebagai accidental entrepreneur. Pasalnya, ia tidak memiliki bakat bisnis sama sekali.

"Dari pengalaman pernikahan hingga saya terinspirasi dari pekerjaan istri sebagai wedding stylish, karya-karyanya juga menginspirasi saya, melihat ada peluang dan tidak mau kalah. Saya mulai jalankan bisnis ini," katanya.

Pria yang pernah mengenyam pendidikan computer science di Deakin University, Melbourne, Australia, itu mengatakan bisnis terus berkembang pesat di luar ekspektasinya. Bahkan, banyak hal yang ia pelajari sejalan dengan waktu untuk mencapai sukses.

"Adanya value, integrity, now, teamwork, ability. Jadi, kita percaya bahwa value itu yang menggerakkan our calture sehingga bisa terus membuat kita survive sebagai keluarga, tim dan terus mengembangkan wedding bisnis serta berkarier," jelasnya.

Untuk menjaga kebersamaan dengan karyawan dan team work, mereka melakukan yoga bareng, main pingpong, menari, board game, dan berenang rutin setiap pekan. "Kami ada 90 karyawan, kebanyakan dekat ya. Jadi, kami selalu berkumpul dan melakukan aktifitas olahraga bareng, tentu ini penting untuk membangun cemistry dan team work yang solid," lanjutnya.

Meski disibukkan dengan pekerjaan sebagai pebisnis, Kevin tetap tak lupa ia kini seorang suami. Ia menyukai gunung dan pantai untuk menikmati liburan. Katanya, ia sering menghabiskan masa liburan bersama keluarga. "Jika libur sering ke gunung untuk lebih mengagumi ciptaan Tuhan. Jika ke pantai, saya bermain dengan anak-anak," paparnya.

Kevin menambahkan, dalam keseharian, tampilannya kurang meyakinkan karena lebih sederhana dan jauh dari kata fashionable. Namun, ia lebih menikmati kenyamanan daripada kemewahan, terlebih suasana berpakaian di kantor juga bebas.

"Saya sering pakai kaus, jins dan sepatu kets. Saya ingin lebih kasual tanpa harus tampil formal. Teman-teman juga bebas berpakaian di kantor," pungkasnya.

Bridestory Market ialah pameran pernikahan terbesar di Indonesia yang menghadirkan lebih dari 600 vendor pernikahan lintas 25 kategori dari berbagai negara di Asia Tenggara. Dalam empat hari acara tersebut, pasangan akan mendapatkan kesempatan untuk berjumpa dengan vendor-vendor dari Indonesia, Singapura, Filipina, Malaysia, dan Korea Selatan.

Dengan tujuan memberikan pengalaman persiapan pernikahan yang tak terlupakan, Bridestory Market menggelar acara ini hingga tengah malam agar para pasangan dapat lebih leluasa menjelajah dan mengunjungi booth-booth yang ada. Acara ini pun terinspirasi oleh pasar malam di Eropa sehingga dekorasi dengan elemen kayu dan lampu-lampu digunakan untuk membangun suasana yang kasual dan menyenangkan.

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More