Khofifah-Emil Rapatkan Barisan Relawan

Penulis: Heri Susetyo Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 11:41 WIB Politik dan Hukum
Khofifah-Emil Rapatkan Barisan Relawan

ANTARA/Zabur Karuru

BEBERAPA jam setelah pengambilan nomor urut pemilihan gubernur Jawa Timur, pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak langsung melakukan konsolidasi dengan ratusan relawan di sebuah hotel di kawasan Juanda Kabupaten Sidoarjo, Selasa (13/2) tadi malam.

Tak hanya dihadiri sekitar 400 relawan dari berbagai kotakabupaten di Jawa Timur, rapat koordinasi pemenangan pasangan Khofifah-Emil ini juga dihadiri sejumlah pimpinan parpol di Jawa Timur. Di antaranya Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Rendra Kresna, fungsionaris partai lain dari Demokrat, Golkar dan partai pendukung lainnya.

Dalam pembukaan rapatkoordinasi pemenangan Khofifah-Emil ini, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak diberi kesempatan memberikan pidato politiknya untuk memompa semangat pararelawan.

Emil menegaskan bahwa perjuangan relawan memenangkan pasangan inibukan sekadar untuk pribadi Khofifah Indar Parawansa ataupun dirinya, melainkan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Jawa Timur mendatang.

"Kita semua yang memilih bahwa Jawa Timur memerlukan nahkoda, nahkoda yang mampu menyatukan nilai-nilai sejarah, nilai-nilai budi pekerti, nilai-nilai kearifan lokal, namun mampu menangkap perkembangan zaman, perkembangan teknologi," kata Emil.

Pada kesempatan itu pasanganKhofifah-Emil juga menyerahkan rompi pemenangan secara simbolis kepada sejumlah relawan. Rompi pemenangan sejenis akan dibagikan kepada seluruh relawan yang tersebar di Jawa Timur.

Usai acara, calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, koordinasi ini dilakukan untuk merapatkan barisan sesama relawan yang jumlahnya ribuan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Selain koordinasi terkait program dan pemetaan, bahasan penting lain adalah pengawasan tempat pemungutan suara (TPS) yang jumlahnya mencapai sekitar 68.500 TPS. Dengan jumlah TPS sebanyak itu, para relawan akan berbagi tugas untuk menggerakkan jaringannya berbagi tugas menjaga dan mengawal TPS masing-masing.

Demikian pula untuk kampanye menggerakkan massa perlu dilakukan pemetaan melibatkan para relawan agar kampanye bisa berjalan efektif di lapangan. "Pada penutupan rapat koordinasi Rabu (14/2) sore akan saya sampaikan 9 program," pungkas Khofifah. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More