Karoseri Dalam Negeri Produksi 300 Armada Baru Trans Jakarta

Penulis: Akhmad Safuan Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 10:29 WIB Nusantara
Karoseri Dalam Negeri Produksi 300 Armada Baru Trans Jakarta

MI/Akhmad Safuan

PT Transporasi Jakarta (Trans Jakarta) menambah 300 armada baru untuk menggantikan armada non koridor yang sudah tua, ratusan armada baru dipesan khusus dan diproduksi dalam negeri di Jawa Tengah dan kualitasnya tidak kalah dengan produk luar.

Pemantauan Media Indonesia di pantura Rabu (14/2), ratusan bus baru untuk Trans Jakarta sedang dalam proses produksi di dua karoseri di Jawa Tengah yakni PT Nusantara Gemilang, Karanganyar, Kabupaten Demak dan Laksana, Ungaran, Kabupaten Semarang, bahkan sebagian pesanan telah selesai.

Dari 300 armada baru Trans Jakarta, 101 unit di produksi di PT Nusantara Gemilang mempunyai keistimewaan sendiri, karena diproduksi dengan material bodi bus yang seluruhnya menggunakan bahan alumunium sebagaimana bus-bus di luar negeri.

Sementara 199 unit lainnya di produksi di Karoseri Laksana dengan material metal (plat besi) "Bus tersebut rencananya akan mulai digunakan Juli 2018 mendatang, bersamaan pelaksanaan Asian Games untuk memenuhi kebutuhan event internasional tersebut," kata Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono.

Armada bus baru Trans Jakarta dengan mesin mercedes benz dengan harga satuan Rp2,1 miliar tersebut, demikian Budi Kaliwono, selanjutnya akan menggantikan armada nonkoridor yang telah berusia tua dan juga akan menambah armada Trans Jakarta yang kini mencapai 800 unit lebih.

Dipilihnya karoseri dalam negeri, lanjut Budi Kaliwono, karena dari segi kualitas dan kuantitas produksi dua karoseri tersrbut tidak kalah dengan produk luar. Ini juga untuk menunjukan bahwa karya anak bangsa cukup handal dan mampu bersaing dengan produk negara lain.

Penggunaan material alumunium ini, menurut Budi, mempunyai berbagai kelebihan dibanding bahan metal, yakni kendaraan lebih ringan hingga menjadikan irit bahan bakar, ban dan mampu mengangkut penumpang lebih banyak hingga mencapai 75 orang serta bahan alumunium ini akan lebih kuat dari korosi sehingga lebih awet.

"Sesuai ketentuan Menteri Perhubungan berat keseluruhan adalah 16 ton, maka akan dapat memuat penumpang lebih banyak dibanding bus dengan bahan metal yang hanya berkisar 66 orang," imbuhnya.

Ditanya lebih lanjut armada kebutuhan Asian Games, Budi Kaliwono mengaku belum dapat secara persis data kebutuhan baik untuk angkutan atlet, panitia maupun lainnya serta jalur dari asrama atau hotel menuju ke lapangan atau arena lomba, namun untuk menyokong kebutuhan armada 300 bus baru ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Sementara itu Pimpinan PT Karoseri Nusantara Gemilang Cristian mengatakan bahwa produk katoserinya berbeda dengan karoseri lain, karena sebagian besar material bodi menggunakan alumunium sehingga sama dengan bus-bus yang ada di luar negeri.

"Semua proses produksi menggunakan teknologi tinggi dan kemampuan tenaga kerja yang memadai," tambahnya.

Karoseri yang sudah memproduksi ratusan unit bus, ujar Cristian, selain digunakan untuk memenuhi perusahaan angkutan sendiri, juga merupakan pesanan dari berbagai perusahaan angkutan di berbagai daerah di Indonesia.

"Karoseri kami mampu memproduksi 20 unit per bulan dan seluruh pesanan Trans Jakarta akan diselesaikan pada Mei 2018 mendatang," katanya.(OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More