Nomor Urut bukan Soal

Penulis: Benny Bastiandy Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 09:50 WIB Nusantara
Nomor Urut bukan Soal

ANTARA

PETIKAN lirik lagu I Feel Good yang dipopulerkan James Brown menggema di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Jawa Barat, kemarin. Empat pasangan calon wali kota/wakil wali kota dan ratusan pendukung mereka serempak menyanyikan lagu itu bersama. Tidak ada lagu lain yang mereka kumandangkan. Semua menyanyi gembira.

Bahkan, calon Wakil Wali Kota Sukabumi, Hanafie Zain, nekat naik ke panggung. Mantan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi itu menge-luarkan harmonika dan meniupnya dengan semangat.

Suasana pengundian nomor urut pasangan calon di Kota Sukabumi jauh dari kata persaingan. Di daerah lain, yel-yel dan lagu yang dikumandangkan pasangan calon selalu berbeda. Alhasil, nomor berapa untuk pasangan mana pun jadi tidak penting lagi. Pengumuman nomor undian 1 sampai 4 pun disambut dengan teriakan gembira dan tepuk ta-ngan bersama.

"Pengundian dilakukan secara fair, disaksikan pasangan calon dan pendukungnya secara terbuka. Sampai acara ditutup, tidak ada komplain dari mereka," tutur Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi Hamzah.

Mulyono, calon wali kota yang didukung Partai NasDem, mengaku tidak mempersoalkan nomor yang ia dapat. "Ini sudah sesuai harapan dan doa bersama."

Pilkada damai

Pengundian nomor urut di Kabu-paten Banyumas, Jawa Tengah, juga berlangsung sejuk. Apalagi, kedua pasangan calon, yakni Mar-djoko-Ifan Haryanto dan Achmad Husein-Sadewo Tri Lastiono, langsung menyambut hasil undian dengan bersama-sama mengikrarkan pilkada damai.

"Kami akan menjaga pelaksanaan pilkada yang aman, damai, tenteram, dan seduluran," teriak keempat pria itu kompak.

KPU KPU Banyumas Unggul Warsiadi menyambut baik spontanitas keempat calon. "Deklarasi damai dua pasangan calon, insya Allah akan membuat kondisi Banyumas tetap aman dan damai."

Gambaran kemeriahan proses pengundian di sejumlah daerah terwakili Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Dua pasangan dan barisan pendukung berhadapan di Gedung DPRD Karanganyar.

Pendukung Rohani Widodo-Ida Retno Wahyuningsing mendapatkan nomor urut 1, dan disambut yel-yel dari barisan pendukung. Kemeriahan kembali pecah ketika KPU menyatakan pasangan petahana Juliyatmono-Robert Christianto mendapatkan nomor urut 2.

Selain yel-yel, pendukung juga menyanyikan lagu Iwak Peyek yang dipelesetkan menjadi milih Yuro, akronim Yuliatmono-Robert.

Meski menghangat, acara peng-undian berakhir damai. Para pendukung meninggalkan kantor DPRD Karanganyar dengan tenang. "Nomor 2 sesuai dengan doa saya dan ternyata dikabulkan Tuhan. Nomor itu sebagai pertanda hidup harus seimbang. Bisa juga berarti saya harus mengabdi untuk dua periode," kata Juliatmono.

Rohadi Widodo yang merupakan petahana wakil bupati juga tak kalah bersyukur. "Ini menjadi petunjuk bahwa saatnya saya naik menjadi nomor satu."

Di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, calon bupati Anne Ratna Mustika yang berpasangan dengan H Aming berharap pilkada berjalan aman dan lancar. "Tahapan kampanye harus dihadapi dengan tenang sehingga pilkada berjalan damai," tambah istri Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, itu.

Suasana berbeda terjadi di Kota Cirebon. Rapat pleno terbuka KPU pengundian nomor pasangan calon dilakukan di dalam sebuah hotel. "Pasangan calon yang datang lebih dulu mendapat kesempatan pertama mengambil undian," kata Ketua KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani.

Pasangan Bamunas Setiwan-Efendi Edo datang lebih awal dan berhak mendapatkan nomor 1. Sang petahana Nashrudin Azis-Eti Herawati menerima menjadi nomor 2.

Emirzal mewanti-wanti pasangan calon menjadikan pilkada sebagai ajang silaturahim. (LD/WJ/RZ/UL/AD/TS/JI/SS/DG/RF/DW/JH/N-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More