Akrobatik Conte Pecahkan Teka-teki

Penulis: (Bbc/goal/Sat/R-3) Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 05:31 WIB Sepak Bola
Akrobatik Conte Pecahkan Teka-teki

AFP PHOTO / Glyn KIRK

PERFORMA buruk Chelsea di awal bulan ini akhirnya me­nemui jawaban. Dua keka­lahan beruntun the Blues da­ri tim medioker, AFC Bournemouth dan Watford, bukan tanpa sebab. Sang arsitek, Antonio Conte, mulai mengutak-atik skuatnya. Juru taktik asal Italia tersebut mengubah strategi false nine yang selama ini diperankan Eden Hazard dengan me­nempatkan target man di lini depan. Tugas itu diemban rekrutan baru Oliver Giroud, sedangkan Hazard digeser sebagai penyerang sayap. Hasilnya ternyata cukup jitu. The Blues sukses menang telak 3-0 atas West Bromwich Albion di Stamford Bridge, kemarin dini hari WIB.

Dalam format baru Conte ter­sebut, Hazard memang le­bih bebas mengeksplorasi lini pertahanan lawan, situasi yang sulit dilakukan bintang timnas Belgia itu di dua laga sebelumnya. Giroud pun menjalankan tugas dengan baik untuk memecah konsentrasi bek lawan. Hasilnya, kerja sa­ma keduanya berbuah gol pertama yang dicetak Hazard pada menit ke-25. Di babak kedua, Chelsea menambah pundi-pundi gol. Pemain sayap Victor Moses meng­kreasikan gol kedua pa­da menit ke-63 dan Ha­zard menutup kemenangan timnya dengan sepakan di da­lam kotak penalti, 8 menit berselang.

“Kami punya dua kekalah­an tapi sekarang kami bangkit. Kami Chelsea. Kami juara ber­tahan. Kami harus membe­rikan segalanya. Kami menunjukkan karakter yang kuat dalam menyerang dan bertahan,” kata Hazard. Yang mengejutkan ialah keputusan Conte memainkan Alvaro Morata. Mantan penyerang Real Madrid itu hadir sebagai pemeran cameo setelah berganti tempat dengan Gi­roud di menit ke-60. Setengah jam beraksi, ia menjadi salah satu aktor yang membantu terciptanya gol Moses. Morata sudah hampir satu bulan ab­sen dalam membela tim karena cedera punggung. “Kami harus senang karena Morata bermain baik di akhir 30 menit. Dia menunjukkan kecepatan dan pengaruh yang baik. Yang terpenting ialah menemukan kondisi terbaik untuknya,” jelas Conte. Alasan mantan pelatih Juventus tersebut cukup realis­tis karena pekan depan mereka harus menjamu raksasa Spanyol Barcelona di Liga Champions. (Bbc/goal/Sat/R-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More