Abai terhadap Pejalan Kaki

Penulis: Administrator Pada: Selasa, 13 Feb 2018, 11:00 WIB Surat Pembaca
Abai terhadap Pejalan Kaki

MI/BARY FATHAHILAH

MARAKNYA transportasi ojek daring membuat masyarakat Kota Jakarta malas berjalan kaki. Mereka lebih senang menembus kemacetan dengan ojek daring daripada berjalan kaki. Namun, melihat kemacetan yang cukup parah akibat badan jalan termakan proyek yang sedang dikerjakan di perempatan Mampang membuat saya memutuskan berjalan kaki dari Jalan Mampang Raya menuju Tendean. Saya sengaja memarkirkan kendaraan di sebuah rumah toko karena saya pikir untuk kembali ke lokasi itu, butuh waktu yang cukup lama.

Sepanjang jalan, saya sedikit sekali melihat orang-orang yang berjalan kaki. Itu tidak mengherankan karena fasilitas pejalan kaki seperti trotoar lebih banyak digunakan untuk parkir kendaraan roda dua. Belum lagi setopan traffic light untuk penyebrangan diabaikan pengendara kendaraan sehingga pejalan kaki harus memberi tangan agar kendaraan bisa berhenti.

Penyediaan fasilitas tersebut tentunya menggunakan dana yang tidak sedikit. Sangat disayangkan bila akhirnya fasilitas tersebut tidak dapat difungsikan sebagai mana mestinya. Untuk itu, mohon pihak-pihak terkait dapat menertibkan sehingga fasilitas tersebut dapat difungsikan sesuai peruntukan.

Neni Mayanti Bintaro

Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More