Atlet Tersetrum Listrik, Pelatnas Dayung Harus Pindah

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Senin, 12 Feb 2018, 21:25 WIB Olahraga
Atlet Tersetrum Listrik, Pelatnas Dayung Harus Pindah

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

ATLET pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang dayung untuk Asian Games tersetrum listrik. Arena latihan pun diperintahkan untuk dipindah.

Dewi Yuliawati yang sedang menjalani latihan di Situ Cileunca, Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami luka bakar di kaki kanan dan kirinya. Hal itu akibat dayung yang digunakan berlatih tak sengaja menyentuh kabel listrik di arena latihan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memerintahkan pelatnas dayung dipindahkan. Menurut Imam, sebaiknya mereka berlatih di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

"Makanya kalau bisa dan ada waktu ya lebih baik geser dari Pengalengan ke Waduk Jatiluhur. Sehingga bisa semua terpusat di sana, dan saya juga kontrolnya enak. Bisa lebih detil lagi memantaunya," ujar Imam di Jakarta, Senin (12/2).

Peristiwa nahas itu terjadi saat kabel melintang milik PLN menyentuh permukaan air di Situ Cileunca akibat curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut. Perahu yang dikendarai Dewi pun terbalik dan dayungnya mengenai kabel yang menyebabkan Dewi tersetrum.

Kondisi Dewi sudah semakin membaik. Adanya insiden tersebut membuat proses pelatnas dayung terganggu.

"Saya sempat coba ke sana dan melihat ini kabel pendek banget. Kemudian saya beritahu ke pengurus, 'ini kok kabel rendah banget bagaimana ini?' dan mereka bilangnya memang sudah cukup sesuai standar. Rupanya kemarin air naik ketika hujan beberapa hari dan akhirnya kabel menyentuh permukaan air. Ini tidak ada unsur kelalaian dan murni kecelakaan," lanjut Imam.

"Tapi, saya sudah mendapat kabar bahwa mereka sudah membaik dan sudah bisa senyum," pungkasnya. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More