Atas Nama Indonesia

Penulis: Administrator Pada: Minggu, 11 Feb 2018, 10:47 WIB Jeda
Atas Nama Indonesia

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

BERKONTRIBUSI bisa dilakukan dengan beragam cara. Sayangnya, masih ada pihak yang melihat sosok yang melakukan kontribusi. Apalagi, mereka yang berasal dari etnik keturunan Tionghoa. Itu yang dipercaya desainer Susan Budihardjo, Founder Bridestory Kevin Mintaraga, dan arsitek Antonius Richard Rusli.

Meski ditertawakan dan mendapatkan penolakan, mereka pantang menyerah mewujudkan rencana mereka. Susan mendirikan Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) bagi anak muda Indonesia yang ingin belajar menjadi perancang busana, sedangkan Kevin membuat gerakan untuk mengurangi kelaparan di Indonesia. Sayangnya , rencana Antonius untuk mendirikan sanitasi dan rumah ibadah masih terkendala. Sebaliknya, ia mendirikan biro arsitek bernama RAD+ar, kepanjangan dari Research, Artistic, Desain dan Architecture. Di biro arsitektur itu, ia memiliki paham idealis dalam mendesain bangunan khas Indonesia.

Lebih lanjut, Antonius mengaku Indonesia merupakan negara yang toleran. "Di ID luar negeri itu ditulis ras kita apa, kalau di Indonesia kan cuma ditulis Warga Indonesia saja apa pun rasnya sebenarnya. Itu yang membuat saya takjub," tutup Antonius dengan menyebutkan harapannya atmosfer keberagaman dan toleransi terus membaik di Indonesia.

Sementara itu, Tom Saptaatmadja, pegiat lintas agama, melihat bila setiap anak muda berbakat dan hebat di negeri ini mampu berkontribusi bagi Indonesia. Bila semua pihak bekerja sama, jelas negeri ini akan tambah hebat. Tanpa melihat latar belakangnya. "Namun, kehebatan perlu disertai rasa cinta. Negeri ini butuh banyak cinta agar tetap utuh dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Tom.

Jelang tahun baru Tionghoa atau Imlek yang jatuh pada Jumat 16 Februari dapat membawa kebahagiaan dan anak-anak muda Indonesia bersatu membangun negeri, tanpa ada yang melihat latar belakang etnik mereka. (Wnd/Wan/FD/M-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More