Di Balik Suksesi Putri Poker

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Minggu, 11 Feb 2018, 10:15 WIB Hiburan
Di Balik Suksesi Putri Poker

FOTO: DOK. MOLLY’S GAME

MOLLY Bloom (Jessica Chastain), atlet ski berusia 20 tahun tengah bertanding di putaran akhir kualifikasi Olimpiade Salt Lake City. Peringkat ketiga di Amerika Utara itu bersaing dengan 17 pemain ski lainnya, termasuk Kiki Bandy dan Shannon Keebler asal Swiss dan Australia.

Sayangnya, karena papan ski­nya menghantam ranting yang membeku, ia gagal mendarat saat melakukan akselerasi di udara. Ia dihadapkan kenyataan pahit gagal masuk Olimpiade 2002. Karena cederanya itu, Molly terpaksa mengakhiri kariernya sebagai atlet.

Demi menenangkan diri, ia pindah ke Los Angeles. Pekerjaannya sebagai pelayan di kelub malam menjadi awal perkenalannya dengan Dean Keith (Jeremy Strong) untuk menjadi sekretarisnya.

Suatu ketika ia ditugaskan Dean untuk menjadi tuan rumah permainan poker. Awalnya ia sama sekali tak tahu soal permainan ini. Perlahan ia mulai mengemari dan mempelajari seluk beluk poker, bahkan juga psikologi pemain-pemainnya sendiri.

Karena kedekatannya dengan beberapa pemain, ia dicurigai dan dipecat. Merasa bahwa ilmunya sudah cukup dalam. Molly memutuskan untuk membuka sebuah kasino kecil di salah satu hotel megah.

Kasino atas namanya itu kemudian mendapatkan banyak pelanggan, baik selebritas maupun orang terkaya di dunia. Selama satu dekade itu ia berhasil menjalankan usaha judi dengan taruhan tinggi dan eksklusif di dunia. Namun, tanpa disadarinya, ada sejumlah mafia Rusia yang melakukan transaksi pencucian uang.

Setelah dijemput paksa 17 agen FBI, Molly meminta bantuan pengacara Charlie Jaffey (Idris Elba) untuk membersihkan nama baiknya. Sang pengacara pun terus menemaninya hingga ke persidangan. Bagaimana kelanjutannya, apakah Molly bersalah dan mendekam di penjara?

Skenario menarik
Aaron Sorkin memulai debutnya sebagai sutradara lewat film Molly’s Game berdasarkan buku nonfiksi karya Molly Bloom. Penulis naskah spesialis film biografi dianggap sukses dengan cara penulisan narasi yang tidak lazim.

Sebelumnya, Aaron sukses mengangkat kisah dua orang berpengaruh di dunia lewat narasi panjangnya. Sorkin menulis naskah untuk film The Social Network- yang merupakan adaptasi perjalanan hidup dari penemu Facebook Mark Zuckerberg.

Kemudian, Aaron sukses mentransfer setiap kisah dalam buku autobiografi Steve Jobs ke dalam naskah film. Tak pelak, ia mendapatkan ganjaran sejumlah penghargaan.

Molly’s Game dibintangi Jessica Chastain dan Idris Elba, Aaron, kembali menyajikan sebuah drama yang memikat dan menghibur selama dua jam lebih.

Aaron Sorkin memang salah satu penulis paling ternama di dunia sinema maupun teater saat ini. Dengan ciri khasnya, dialog yang berlanjut dan monolog yang panjang.

Beberapa karya Broadway miliknya yang terkenal, antara lain The Farnsworth Invention dan A Few Good Men. Di serial tv, ia juga terlibat dalam serial The West Wing yang tayang dari 1999 hingga 2006, Sports Night, Studio 60 on the Sunset Strip, dan The Newsroom yang tayang di HBO.

Sejauh ini, Molly’s Game mendapatkan penilaian yang positif dari pari kritikus fim. Begitu juga nominasi best screenplay dan best actress- Drama untuk Jessica Chastain di Golden Globe Awards. Tak hanya itu, Aaron Sorkin juga dinominasikan untuk Academy Awards, Writers Guild of America, dan BAFTA Awards untuk skenarionya dan memenangi AARP’s Mo­vies for Grownups Award. (M-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More