Saluran Air Duplikat untuk Atasi Banjir Bekasi

Penulis: Administrator Pada: Sabtu, 10 Feb 2018, 09:30 WIB Megapolitan
Saluran Air Duplikat untuk Atasi Banjir Bekasi

ANTARA

PEMKOT Bekasi membangun saluran bawah jalan (crossing) Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan Kali Malang di Bekasi Timur sedalam 12 meter untuk meminimalkan banjir di empat permukiman di Kecamatan Rawalumbu.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga dan SDA Kota Bekasi Dicky Irawan mengatakan saluran tersebut dibuat agar aliran air dari daerah Sungai Sasak Jarang bisa lancar. Selama ini, debit air tidak sebanding dengan dimensi saluran yang ada.

Menurutnya, saluran crossing di bawah Tol Japek sebetulnya sudah ada. Namun, kapasitasnya hanya sekitar 1,2 meter kubik per detik. Duplikasi saluran itu menambah kapasitas crossing menjadi 4,4 meter kubik per detik. "Tingginya kita buat 2 meter dan lebar 3 meter," tandas Dicky.

Pemkot mengeluarkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk membangun saluran crossing di Kali Malang sepanjang 48 meter dan di bawah Tol Japek sepanjang 59 meter. Dengan saluran bawah jalan tambahan, air bisa segera mengalir ke hilir, yakni Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL).

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kota Bekasi Tri Adhianto menuturkan saluran bawah jalan itu ialah yang pertama rampung diduplikasi. "Masih ada 12 crossing lagi butuh duplikasi atau pelebaran," kata dia.

Pembangunan saluran itu merupakan upaya mengatasi banjir permukiman di Rawalumbu, di antaranya Perumahan Taman Narogong, Pondok Hijau Permai, dan permukiman di Kelurahan Pengasinan serta Perumahan Jatimulya di Kabupaten Bekasi.

"Selama ini dimensi saluran pembuang dari Kali Sasak Jarang ke Kali CBL kurang representatif," ungkap Tri. Menurutnya, pemkot telah membangun polder air di Pengasinan seluas 1,5 hektare. Namun, kapasitas tampungnya belum mumpuni untuk menampung debit air hujan.

Rawalumbu rawan banjir sejak 20 tahun lalu. Kedalaman air bisa mencapai 120-150 cm. "Surutnya lama karena ada aliran tersendat di bawah jalan tol. Mudah-mudahan adanya saluran baru (membuat wilayah kami) tidak (dilanda) banjir lagi," ujar Diza, 35, warga Perumahan Pondok Hijau Permai. (Gan/J-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More