Es Krim Eksprimental Buatan Anak Negeri

Penulis: TB/M-4 Pada: Sabtu, 27 Jan 2018, 23:01 WIB Kuliner
Es Krim Eksprimental Buatan Anak Negeri

MI/M Taufan SP Bustan

TEKSTUR yang lembut dengan sensasi dingin dan menyengat membuat es krim disukai semua orang. Apalagi dengan banyaknya pilihan rasa, tentunya dapat menyegarkan tenggorokan. Tidak mengherankan jika makanan penutup ini kemudian menjadi buruan para pecinta kuliner.

Beragam rasa eskrim dengan rasa cokelat, vanila, atau ragam buah-buahan ditemukan di Jakarta. Tapi, bagaimana bila varian rasanya terbilang eksperimen. Seperti rasa coffee with honey almond, salted caramel pop corn, dan choco mint cookies. Atau lebih ekstrem lagi, rasa pisang goreng, nasi uduk, dan kunyit asam. Ini yang ditawarkan dari Eskimomo, yang dijual di Lewis & Carrol Tea House.

Pertama yang kami coba ialah Lavender. Es krim ini dibuat dari teh bunga lavender. Dilanjutkan es krim yang terbuat dari teh elgrae. Aroma dan rasanya tak ubahnya teh pada umumnya. Bagi Anda pecinta teh pasti akan suka. Di tea house itu masih banyak varian rasa Eskimomo yang berkaitan dengan rasa pelbagai varian teh Indonesia dan negara luar.

Pemilik Eskimomo Manpalagupta Sitorus menjelaskan, Eskimomo memang hadir di industri kuliner Tanah Air dengan menciptakan sebuah es krim yang beda dari yang lain. "Di Jakarta baru kami yang menciptakan es krim dengan rasa eksprimental seperti ini," terangnya saat ditemui di Lewis and Carrol Tea House, Jakarta, awal bulan ini.

Gupta panggilan akrabnya itu mengaku, merintis usaha Eskimomo bersama Adiprimo Rizky. Berawal dari kecintaan mereka terhadap kuliner dan hobi traveling keluar negeri sehingga terpikirkan untuk membuat sebuah es krim yang unik, namun bercita rasa Indonesia.

"Karena traveling itu kami melihat banyak usaha es krim rumahan yang tidak industrial, makanya kami tertarik sehingga mencoba di Indonesia, ternyata es krim yang awalnya kami buat hanya untuk konsumsi terbatas diminati pasar, jadilah seperti sekarang ini," ungkapnya.

Pria yang bekerja di bidang komunikasi itu menjelaskan, awal merintis Eskimomo pada 2013 silam, ia dan Adiprimo patungan modal sekitar Rp10 juta. Modal itu untuk membeli alat dan bahan pembuatan es krim.

Mereka berdua pun mempelajari cara membuat es krim melalui buku dan berselancar di internet. Sementara pada rasa dari es krim yang mereka ciptakan berdasarkan inspirasi dari kuliner khas Nusantara dan hal yang ada di sekitar mereka.

"Semua autodidak. Awalnya kami iseng, ternyata semakin kemari semakin banyak yang minat. Kami pun terus menambah wawasan tentang es krim sehingga semakin banyak pula varian es krim dengan rasa yang unik kami ciptakan," imbuh Gupta.

Pemilik Eskimomo lainnya, Adiprimo menambahkan, membuat es krim sebenarnya mudah. Rasanya pun bisa disesuaikan dengan keinginan.

Misalnya, ketika Eskimomo di-follow untuk dipasarkan di tea house, otomatis rasa es krimnya harus teh, begitu pun di sejumlah tempat lainnya. Eskimomo selalu mejawab itu.

Adiprimo mencontohkan, es krim rasa nasi uduk, misalnya. Untuk membuatnya lebih dulu harus diketahui apa saja komponen yang ada di nasi uduk. Dimulai dari nasi, santan, serai, dan kalau dimakan pakai sambal, teri kacang, serta penambahan kecap. Semua elemen itu kemudian diolah dengan cara yang berbeda di tempat usaha es krim rumahan mereka.

"Seperti kecap kami jadikan es krim jadinya caramel, santan, dan semua komponen nasi uduk tadi dijadikan satu kemudian menjadi satu paket es krim," ungkapnya. Begitu juga rasa pisang goreng, kunyit asam. Semua lebih dulu diketahui apa saja komponennya dan dibikin semirip mungkin.

"Jadi kalau semua konponennya sudah kita tahu, tinggal membuatnya saja. Sama seperti es krim rasa teh ini," tandasnya. Pemasaran Eskimomo sendiri, selain dijual di beberapa gerai di DKI Jakarta. Anda bisa juga membelinya secara daring melalui situs resmi Eskimomo dan media sosial. Harga jual Eskimomo terbilang murah. Es krim dengan pelbagai pilihan rasa unik ini hanya dijual Rp18 ribu per kemasan.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More