Workshop 'The Effects From Social Media in Grabbing Revenue' Digelar Di Aston Anyer

Penulis: MICOM Pada: Jumat, 26 Jan 2018, 06:00 WIB Lensa Bisnis
Workshop

PREDIKSI pengguna internet di Indonesia diyakini bakal mengalami peningkatan di tahun ini. Melihat potensi tersebut banyak cara untuk memanfaatkannya ke hal-hal positif seperti memaksimalkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook dan Twitter.

Bertempat di Aston Anyer Beach Hotel, workshop dengan tema “The Effects From Social Media in Grabbing Revenue” dihadiri lebih dari 100 peserta yang merupakan perwakilan dari sekitar 30 hotel komunitas Sales Pesona Banten (SPB). Sales Pesona Banten (SPB) merupakan komunitas sales dan marketing hotel di daerah Banten.

Acara Whorkshop yang dimulai sejak siang sampai dengan sore hari pada 22 Januari 2018, merupakan rangkaian acara perayaan HUT Sales Pesona Banten (SPB) yang pertama sekaligis pergantian masa jabatan ketua Sales Pesona Banten. Peserta tampak antusias dan semarak dalam mengikuti acara tersebut.

Sebagai pembicara workshop yang juga menjabat General Manager Aston Anyer Beach Hotel, Doddy Fathurahman memaparkan efek positif dari penggunaan media sosial dalam meningkatkan keuntungan sebuah perusahaan di era digital saat ini.

“Effect media sosial masih banyak dipandang sebelah mata atau tidak ditanggapi dengan serius, padahal ini gratis dan berpotensi sangat tinggi,” ujar Doddy Fathurahman.

Selain itu Doddy Fathurahman juga menyampaikan harapan agar hotel – hotel yang berada di area Banten khususnya lebih semarak dan gencar lagi dalam mengelola media sosial yang ada. “Berharap Banten akan menjadi lebih dikenal, lebih indah dan lebih bervariasi lagi melalui Media Sosial,” ujarnya.

Aston Anyer Beach Hotel sendiri bisa melihat peluang yang besar dari media sosial ini karena begitu pentingnya pengaruh dari media sosial ke masyarakat. Hal ini bisa jadi salah satu tools untuk mencari revenue dan juga bisa menekankan biaya operasional.(RO/OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More