Lari Dari Penggerbekan, Penjudi Sabung Ayam Tewas Terseret Banjir

Penulis: Antara Pada: Minggu, 14 Jan 2018, 12:25 WIB Nusantara
Lari Dari Penggerbekan, Penjudi Sabung Ayam Tewas Terseret Banjir

ANTARA FOTO/Sahrul Manda TTikupadang

SEJUMLAH personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang, Minggu pagi sekitar Pkl 07.15 WITA, mengevakuasi janazah seorang warga bernama Ardi (29) yang tewas terseret banjir sungai di Desa Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

"Korban diketahui terseret banjir pada Sabtu malam sekitar Pukul 21.30 WITA dan behasil ditemukan dan dievakuasi personel kami tadi pagi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Kupang Abram Benyamin Kolimon di Kupang, Minggu, membenarkan adanya evakuasi warga yang tewas terseret banjir itu.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat adanya penggerebekan sabung ayam di Desa Tarus oleh aparat kepolisian setempat pada Sabtu (13/1) malam.

Dalam penggerbekan itu, lanjutnya, dua orang pelaku salah satunya Ardi lari menghindar menuju ke arah kali yang ada di sekitar lokasi kejadian yang sedang banjir.

"Mereka ada dua orang yang mau melanggar di kali, namun dicurigai korban Ardi ini tidak terlihat temannya akibat terseret banjir di kali tersebut," kata Benyamin, menjelaskan.

Ia mengatakan, para warga di sekitar lokasi kejadian sempat melakukan pencarian sebelum dilaporkan ke Kantor SAR Kota Kupang sekitar pukul 23.00 WITA.

Benyamin mengatakan, dari laporan yang masuk pihaknya langusung menerjunkan sekitar delapan anggota rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi SAR dan berhasil menemukan korban pada Minggu pagi.

Ardi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawah setelah terseret banjir sekitar 50 meter dari lokasi dia menyeberang.

"Setelah personel kami melakukan evakuasi, jenazah sudah dibawa ke rumah dukanya," ucapnya. (OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More