Jumlah Beasiswa ke Jepang tidak Terbatas

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Sabtu, 13 Jan 2018, 17:44 WIB Ekonomi
Jumlah Beasiswa ke Jepang tidak Terbatas

ANTARA/Fahrul Jayadiputra

PEMERINTAH Jepang mempersilakan masyarakat Indonesia untuk menimba ilmu melalui program beasiswa dengan kuota tidak terbatas. Namun amat disayangkan kuota beasiswa dari Indonesia hanya terisi 4.630 orang, atau kalah jauh dari Tiongkok yang mencapai 98.483 orang dan bahkan oleh Nepal sebanyak 19.471 orang.

"Pemerintah Jepang tidak membatasi kuota beasiswa untuk masyarakat Indonesia. Syaratnya hanya satu yakni bagaimana usaha masyarakat Indonesia bisa mengambil kesempatan tersebut, secara maksimal," terang Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishi pada diskusi bertajuk Ambassador's Talk yang diselenggarakan Ikatan Alumni Program Habibie, di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Sabtu (13/1).

Ia menjelaskan pemerintah Jepang mendukung penuh pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Melalui kerja sama Indonesia-Jepang yang hampir menginjak 60 tahun, sejumlah beasiswa telah disiapkan dengan kuota tidak terbatas.

Data menyebutkan, kata dia, beasiswa yang dimanfaatkan Indonesia sangat sedikit, yakni berada di urutan 6 dengan jumlah 4.630 orang pada 2016. Jumlah tersebut sangat tertinggal jauh dari Taiwan yang berada diurutan 5, 8.330, orang, Korea Selata 15.457 orang, Nepal 19.471 orang, Vietnam 53.807 dan Tiongkok 98.483 orang.

Selain soal SDM, Ishii menambahkan, pemerintah Jepang juga terus mendukung sejumlah program pemerintah. Misalnya pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah digalakan.

"Pemerintah Jepang turut serta dalam sejumlah proyek pembangunan pembangkit listrik 9.980MW yang sedang berjalan dengan inisiatif dan keterlibatan kami. Kemudian terdapat 1.500 entitas bisnis Jepang di Indonesia dan 93.% pekerjaannya diisi masyarakat Indonesia," jelasnya.

Investasi Jepang, lanjut Ishii terus bertumbuh di Indonesia. Yang paling terlihat dan akan segera beroperasi diantaranya proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Pelabuhan Patimban dan kereta cepat Jakarta-Surabaya. (X-12)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More