PLN Tambah Gardu Induk 30 MVA di Bekasi

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Sabtu, 13 Jan 2018, 13:55 WIB Ekonomi
PLN Tambah Gardu Induk 30 MVA di Bekasi

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

PLN Distribusi Jawa Barat (Disjabar) mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat dengan energize atau mengoperasikan Gardu Induk (GI) Multistrada 150 kilo Volt (kV) dengan kapasitas 30 megavolt ampere (MVA) d Bekasi. Itu dibangun khusus untuk memasok listrik ke perusahaan manufaktur PT Multistrada Arah Sarana.

"PLN mampu menyelesaikan pembangunan GI dengan tepat waktu, sehingga PLN mampu melayani pelanggan industri dengan efisiensi waktu yang tinggi. Dengan pasokan listrik yang cukup ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi industri baru untuk segera beroperasi dan terus bertumbuh," terang General Manager PLN Disjabar Iwan Purwana, dalam siaran pers, Sabtu (13/1).

Menurutnya, dengan keberhasilan energize GI Multistrada yang tepat waktu maka secara teknis PLN telah siap memasok listrik bagi kebutuhan PT Multistrada Arah Sarana. Selain itu, energizing ini membuktikan kepada calon-calon investor yang lain bahwa PLN mampu menyalurkan tenaga listrik bagi pengembangan pabriknya di Indonesia dengan tingkat mutu layanan sebagaimana yang diharapkan.

Senada dengan Iwan, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin, mengungkapkan bahwa PLN akan terus melayani pelanggan industri dan siap mendukung ekspansi berbagai jenis industri.

"Industri manufaktur membutuhkan kualitas keandalan tenaga listrik yang optimal, PLN siap mendukung pengembangan industri dan siap memfasilitasi dengan pelayanan prima. Kami menjamin ketersediaan kualitas tenaga listrik akan mempercepat pertumbuhan investasi," ungkapnya.

PT Multistrada Arah Sarana (MSA) merupakan perusahaan manufaktur dalam negeri yang bergerak di bidang produksi ban (Achilles dan Corsa) dan berlokasi di kawasan Lemah Abang, Bekasi.

Dengan pasokan listrik yang mumpuni dari PLN ini, MSA mengharapkan akan meningkatkan produktivitas produksi demi meningkatkan daya saing. Peningkatan produktivitas ini diharapkan memberikan kontribusi MSA terhadap pendapatan devisa negara Indonesia melalui peningkatan ekspor.

Saat ini, ketersediaan pasokan listrik untuk Jawa Barat mencapai sekitar 11.063 megawatt (MW) dengan beban puncak berkisar 7.310 MW. Oleh karena itu, masih ada pasokan listrik Jawa Barat sebesar 3.753 MW yang dapat dimanfaatkan para investor untuk menanamkan modalnya dengan membangun membangun pabrik di Jawa Barat.

Sepanjang Januari hingga Desember 2017, pemakaian listrik pelanggan Industri di Bekasi mencapai 5.184.906.130 kilo Watt hour (kWh). Angka ini tumbuh 8,65% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni sekitar 4.771.982.656 kWh. (X-12)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More