Ditahan, Fredrich Sebut KPK Ingin Hancurkan Kariernya

Penulis: Micom Pada: Sabtu, 13 Jan 2018, 12:29 WIB Polkam dan HAM
Ditahan, Fredrich Sebut KPK Ingin Hancurkan Kariernya

ANTARA/Rivan Awal Lingga

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi, tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP-E di Rutan KPK, Jakarta untuk 20 hari ke depan.

Fredrich ditahan setelah ditangkap dan menjalani pemeriksaan penyiodik KPK selama 11 jam. ia akan ditahan di Rutan KPK selama 20 ke depan untuk kepentingan penyidikan.

Seusai diperiksa Fredrich keluar dari lantai dua ruang pemeriksaan dengan sudah mengenakan baju tahanan KPK yakni rompi berwarna orange. Selain didampingi tim kuasa hukumnya, ia dikawal sejumlah penyidik dan petugas rutan.

Saat dikonfirmasi terkait penahanannya, Fredrich mengatakan ia merasa dijebak serta menyebut KPK sengaja ingin menghancurkan karier dan profesinya sebagai advokat. Ia mengklaim advokat tidak dapat dituntut secara pidana maupun perdata sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.

Sebelumnya Fredrich ditangkap penyidik KPK di sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan, pada Sabtu (13/1) dini hari. Saat itu juga penyidik memboyong Fredrich ke gedung KPK dan langsung menjalani pemeriksaan intensif.

Selain Fredrich, KPK juga telah menahan Bimanesh Sutarjo, dokter yang merawat Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau setelah mengalami kecelakaan tunggal. Bimanesh ditahan di Rutan Guntur Pomdam Jaya, juga untuk 20 hari ke depan. (Metro TV/X-12)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More