Pendukung Dortmund Boikot Laga Senin Malam

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Sabtu, 13 Jan 2018, 09:40 WIB Sepak Bola
Pendukung Dortmund Boikot Laga Senin Malam

AFP/Odd ANDERSEN

SEBUAH koalisi pendukung Borussia Dortmund yang memiliki tiket untuk tribun selatan yang legendaris mengatakan mereka akan memboikot laga perdana klub Bundesliga yang digelar pada Hari Senin.

Untuk pertama kalinya, Liga Jerman (DFL) bereksperimen dengan menggelar liga laga pada Senin malam pada musim ini.

Laga perdana akan digelar pukul 20.30 waktu setempat pada 19 Februari mendatang ketika Entracht Frankfurt menjamu RB Leipzig.

Adapun Dortmund akan menjamu Augsburg di laga Senin kedua yang digelar pada 26 Februari dan pendukung Dortmund menentang rencana itu.

"Dengan berat hati namun penuh keyakinan, kami memutuskan untuk tidak hadir dalam laga melawan Augsburg dan tidak menggunakan tiket kami pada hari itu," ungkap koalisi Suedtribune Dortmund dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis Jumat (12/1).

"Keputusan ini tidak dialamatkan kepada klub kami. Namun, kami tidak bisa menerima adanya laga Bundesliga pada Hari Senin," imbuh koalisi itu.

Pendukung sepak bola Jerman memang terkenal vokal mengenai perubahan jadwal.

Selama ini, laga Bundesliga digelar pada Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan sejumlah laga langka pada tengah pekan.

Para pendukung Dortmund berharap kosongnya tribun selatan yang terkenal dengan julukan Yellow Wall dan ditempati 24 ribu orang akan memaksa DFL untuk mempertimbangkan menghapus laga pada Hari Senin.

"Bagi Bundesliga yang gemar menggambarkan diri dengan pendukung yang gempita dan stadion yang penuh, laga pada Hari Senin ialah deklarasi kebangkrutan," kata koalisi Suedtribune Dortmund.

"Ketika laga digelar saat tidak ada orang punya waktu untuk datang ke stadion, hal itu akan menggambarkan pentingnya sepak bola dan keberadaan para penggemar," pungkas mereka. (AFP/I-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More