Calon Hakim Diberi Pelatihan oleh KPK

Penulis: Administrator Pada: Sabtu, 13 Jan 2018, 13:15 WIB Polkam dan HAM
Calon Hakim Diberi Pelatihan oleh KPK

MI/RAMDANI

MARAKNYA korupsi di kalangan hakim membuat Mahkamah Agung menempuh langkah memberi pelatihan kepada calon hakim bulan depan dengan menekankan pada materi antikorupsi.

Calon hakim akan mendapat materi antikorupsi langsung dari KPK.

Selain itu, calon hakim akan mendapat materi dari Komisi Yudisial, Ombudsman, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan Rebiro).

"Ya pelatihan ini ditekankan untuk membangun integritas agar para calon hakim jauh dari hal-hal tercela, Yang memberi juga dari instansi yang kompeten," ungkap Kepala Biro Humas MA Abdullah.

Abdullah optimistis MA mampu membangun integritas para calon hakim melalui pelatihan itu.

Terlebih lagi, para calon hakim itu akan menjadi pemimpin pengadilan pada 10 tahun hingga 15 tahun lagi.

Abdullah juga mengatakan MA sama sekali tak turut campur terhadap proses rekrutmen calon hakim. Keseluruhan proses rekrutmen diserahkan kepada panitia seleksi nasional Kemenpan Rebiro melalui tes berbasis komputer.

"MA sama sekali tidak ikut campur di rekrutmen. Kami hanya mengajukan pembukaan rekrutmen dan mendapat sesuai kebutuhan," ungkapnya.

Menurut Abdullah, saat ini ada 1.577 calon hakim yang direkrut panitia seleksi nasional Kemenpan Rebiro.

Dari jumlah itu, terdapat 1.053 calon hakim laki-laki dan 542 calon hakim perempuan.

Abdullah menambahkan, ada sekitar 15 hakim yang telah lolos seleksi, tapi mengundurkan diri.

Hal itu nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi MA untuk memberikan sanksi.

Namun, sanksi baru bisa diberikan pascaterbitnya surat keputusan pengangkatan calon hakim diberikan kepada setiap calon hakim.

"Saat ini mereka belum dapat SK. Jadi, (mereka) masih di bawah panitia seleksi nasional. Awal Februari akan mulai distribusi hakim dan akhir Februari semua mendapatkan SK. Setelah dapat SK, baru nanti bisa kita pertimbangkan sanksi bagi yang mengundurkan diri."

Komisi Yudisial juga akan menggelar seleksi tahap akhir berupa wawancara terhadap 14 calon hakim hubungan industrial MA.

Wawancara akan dilaksanakan 16-18 Januari. Peserta berasal dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia 5 orang dan 9 orang dari unsur serikat pekerja/serikat buruh. (Put/P-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More