Koalisi Baru Segera Terbentuk

Penulis: AFP/Ire/I-2 Pada: Sabtu, 13 Jan 2018, 09:41 WIB Internasional
Koalisi Baru Segera Terbentuk

AFP/dpa/Kay Nietfeld

PARTAI konservatif pimpinan Kanselir Jerman Angela Merkel, Sosial Demokrat, melakukan terobosan kesepakatan baru dengan lebih dekat untuk membangun sebuah pemerintahan koalisi baru pada Jumat (12/1).

Kabar dari sumber yang dekat dengan perundingan itu mengungkapkan perundingan selama lebih dari 24 jam dilakukan para pemimpin partai dan tim untuk mencapai kesepakatan prinsip memulai perundingan koalisi formal.

Koalisi itu akan memimpin dalam beberapa bulan mendatang sebagai pemerintahan baru Jerman.

Dalam perundingan di Berlin, Merkel dan Demokrat Kristennya, Horst Seehofer dari CSU, dan pimpinan Sosial Demokrat (SPD) Martin Schulz menyepakati makalah setebal 28 halaman yang akan menjadi dasar perundingan ke depan.

Dalam cetak biru tersebut, ketiga pihak sepakat mengenai garis besar kebijakan utama.

Pertama, bergabung dengan mitra di Uni Eropa, Prancis, dalam sebuah dorongan untuk memperkuat dan mereformasi zona euro yang beranggotakan 19 negara, kedua, membatasi masuknya pencari suaka ke Jerman yang kontroversial dengan jumlah tidak melebihi 180 ribu-220 ribu per tahun, dan ketiga, menahan diri dari kenaikan pajak karena kondisi negara stabil.

"Negosiasi bukan hanya tentang koalisi, melainkan juga karier mereka. Ini akan menjadi akhir dari ketiganya jika koalisi itu tidak terjadi," kata Karl-Rudolf Korte dari Duisburg-Essen University.

Dalam pembicaraan yang sulit, semua pihak berada di bawah tekanan untuk menyampaikan beberapa kebijakan khas partai mereka.

Permintaan kunci SPD tecermin dalam janji bahwa Jerman akan dalam kemitraan erat dengan Prancis, memperkuat dan mereformasi zona euro secara berkelanjutan sehingga euro dapat bertahan dengan lebih baik dari krisis global.

Kendati ada kesepakatan, perangkap potensial tetap ada, termasuk suara delegasi SPD yang skeptis dan kemudian anggota partai lain yang rencananya belum sesuai untuk 'koalisi agung' kanan-kiri, serta konstelasi yang telah memerintah Jerman selama empat tahun terakhir dan tetap bertanggung jawab sebagai pemerintahan sementara.

Jajak pendapat menunjukkan kebanyakan orang Jerman kurang antusias terhadap aliansi konservatif dan SPD yang baru.

Survei majalah Focus menyatakan hanya 30% rakyat Jerman menyukai kembalinya koalisi agung, sementara itu 34% memilih pemilihan baru.

Jajak pendapat radio ARD menemukan hanya 45% yang melihat koalisi besar baru secara positif sedangkan 52% sebaliknya.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More