Berburu Lepus, si Kelinci di Langit Selatan

Penulis: Constellation-guide.com/RidhaKP/L-2 Pada: Sabtu, 13 Jan 2018, 07:31 WIB Eksplorasi
Berburu Lepus, si Kelinci di Langit Selatan

ASTRONOMY TRECK

MUNGKIN banyak kalangan yang tidak terlalu mengenal Lepus. Rasi bintang yang satu ini memang jarang disebut.

Namun, bukan berarti dia tidak ada di daftar 88 rasi bintang yang telah diidentifikasi dan diakui International Astronomical Union (IAU) pada 1992.

Pada zaman dahulu, orang percaya bintang dapat memengaruhi kehidupan sehingga mereka mengelompokkan bintang dalam berbagai bentuk, selain untuk memudahkan mereka kala menentukan posisi tiap-tiap bintang.

Dengan sedikit imajinasi, susunan ini membentuk figur yang terdiri atas orang, benda, atau hewan. Susunan tersebut pun beberapa di antaranya terkait dengan pelbagai mitologi tertentu.

Yang terkenal ialah Babilonia, Yunani, Arab, Mesir, dan Tiongkok.

Susunan itulah yang kini dikenal sebagai rasi bintang.

Dalam astronomi modern, yang sangat terkenal dan familier di antaranya 12 zodiak, lalu Ursa Mayor, Ursa Minor, Andromeda, dan Orion.

Namun, di samping itu, sebenarnya ada beberapa rasi bintang yang menarik dipelajari bagi yang ingin mulai memahami astronomi.

Salah satu rasi tersebut ialah Lepus. Lepus berasal dari bahasa Latin yang berarti kelinci atau truwelu. Rasi itu terletak di langit belahan selatan, tepatnya di bawah kaki sang pemburu (Orion).

Berbeda dengan rasi lain yang terkait dengan mitologi, misalnya, Leo yang dalam mitologi Yunani digambarkan sebagai singa yang harus dikalahkan Hercules atas perintah Hera, Lepus tidak berhubungan dengan itu.

Namun, sering kali Lepus digambarkan sebagai kelinci yang dikejar pemburu Orion atau oleh anjing pemburu, yang diwakili Canis Major dan Canis Minor.

Ada pula yang menggambarkan Lepus ialah kelinci yang bersembunyi di kaki Orion.

Lepus memang kurang familier di kalangan para awam karena ukurannya yang kecil, yaitu menempati urutan ke-51 dari 88 rasi.

'Si Kelinci' ini terdiri atas 13 bintang utama, di antaranya Arneb (Alpha Leporis), Nihal (Beta Leporis), Kappa Leporis, Iota Leporis, Lambda Leporis, dan Nu Leporis.

Dua bintang paling terang dalam rasi ini ialah Arneb dan Nihal, yang bisa juga digunakan sebagai patokan untuk mencari letak Lepus.

Arneb ialah bintang paling cemerlang di rasi ini, dengan magnitudo 2,55 (magnitudo mutlak -6,61), diikuti Nihal--unta--yang sedikit lebih redup dengan magnitudo 2,8 (magnitudo mutlak 0,66).

Meskipun terlihat kecil, Arneb sebenarnya 14 kali lebih besar dan 32 ribu lebih cemerlang daripada matahari.

Itu disebabkan jaraknya yang jauh, mencapai 2.200 tahun cahaya, begitu juga Nihal.

Namun, Nihal jauh lebih dekat, yakni 160 tahun cahaya.

Dalam Lepus, telinga si kelinci diwakili empat bintang, yaitu Kappa, Iota, Lambda, dan Nu Leporis.

Menemukan 'si Kelinci' ini tidaklah terlalu sulit bagi pengamat yang sudah kenal baik dengan Orion karena Lepus tepat di bawah dua kaki pemburu yang diwakili bintang Rigel dan Saiph.

Selain ke-13 bintang utama, sebenarnya Lepus masih memiliki objek yang sangat dalam dan penjelasannya memerlukan uraian secara khusus.

Jadi, yuk, coba mulai berburu Lepus.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More