Merindukan Kemenangan

Penulis: Satria Sakti Utama satria@mediaindonesia.com Pada: Sabtu, 13 Jan 2018, 05:41 WIB Sepak Bola
Merindukan Kemenangan

(AP Photo/Mark Schiefelbein)

JUARA bertahan Liga Primer Inggris Chelsea tengah merindukan kemenangan di tahun baru. The Blues julukan Chelsea menang besar atas Stoke City 5-0 pada akhir 2017. Namun, setelah itu, Chelsea menelan tiga hasil seri secara beruntun.
Dua kali mereka ditahan imbang Arsenal di pentas Liga Pri­mer Inggris dan semifinal Piala Liga Inggris plus bermain dengan skor seri 0-0 kontra Norwich City pada 7 Januari lalu. Karena itu, hasil maksimal kontra Leicester City dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge menjadi idaman.

Tim yang ditukangi Antonio Conte itu sepenuhnya diunggulkan untuk merebut tiga poin atas the Foxes julukan Leicester. Faktor tuan rumah menjadi salah satunya. Sejak ditangani Conte, Chelsea merebut 25 kemenangan dalam 30 laga tandang. Tidak ada satu pun pelatih di Liga Primer Inggris saat ini yang menyamai rekor pelatih asal Italia itu. Chelsea juga sangat dominan jika berhadapan dengan Jamie Vardy dkk. Dari 11 duel terakhir kedua tim, klub yang dimiliki taipan Rusia Roman Abramovich ini menggondol sembilan kemenangan dari tangan Leicester City.

Kondisi kian sulit bagi Leicester City karena performa skuat arahan Claude Puel tengah menukik. Tim yang menggebrak dan sukses merebut gelar Liga Primer Inggris pada tahun 2015/2016 itu hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir. Mereka pun hampir dipecundangi tim kasta ketiga, Fleetwood Town. Meskipun demikian, asa tidak surut di pundak Puel. Pelatih asal Prancis itu menilai anak didiknya mampu memberikan ancaman yang cukup menyengat kali ini. “Kami tahu mereka juara bertahan dan mereka bermain di kandang. Mereka mempunyai banyak solusi, pemain dengan kualitas, tapi kami dapat membuat masalah untuk mereka karena kami punya pemain yang hebat pula,” jelas Puel.

Kepercayaan diri Puel meningkat karena penyerang yang selama ini menjadi andalan si Rubah, Jamie Vardy, akan bermain. Vardy sebelumnya cedera otot dan absen kontra Fleetwood di ajang Piala FA. Penyerang 30 tahun itu jadi momok bagi tim-tim the Big Six. Sejak Agustus 2014, bomber timnas Inggris itu telah merobek gawang lawan berstatus tim unggulan sebanyak 22 gol dalam 41 penampilan.

Cari jalan
Di ajang La Liga, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mencoba mencari jalan keluar di tengah embusan kritik yang terus menerpa. Real Madrid sebelumnya ditahan imbang 2-2 oleh dua lawan berbeda, yakni Celta Vigo di La Liga dan tim kasta kedua Numancia saat beraksi leg kedua 16 besar Copa del Rey, tengah pekan lalu. Zizou--sapaan Zidane--dikabarkan akan kembali menurunkan winger Lucas Vazquez untuk mengubah peruntungan saat melawan Villarreal, malam ini. Vazquez sebelumnya memborong dua gol Los Blancos saat menghadapi Numancia. Performa pemain 26 tahun lebih mencolok dari Marco Asensio dan dinilai pantas untuk mendampingi duet Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.

Dengan masuknya Vazquez di lis pemain, Zizou akan kembali skema 4-3-3 dengan trio penyerang untuk menambah daya dobrak. Pilihan formasi tersebut sejatinya merupakan skema andalan saat el Real berjaya di pentas La Liga dan Liga Champions Eropa musim lalu. Vazquez juga menjadi pengganti terbaik saat ini untuk mengisi posisi Karim Benzema yang masih absen karena cedera. (AFP/R-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More