Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Pelaku Curanmor

Penulis: Cikwan Suwandi Pada: Jumat, 12 Jan 2018, 20:16 WIB Nusantara
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Pelaku Curanmor

thinkstock

SETELAH 30 kali beraksi dalam setahun, komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua dibekuk kepolisian resor setempat.

"Mereka kami tangkap di sejumlah tempat berbeda. Pelaku di antaranya adalah DN, 23, R, 43, dan S, 44. Para pelaku ini dikenal sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor spesialis di dalam rumah," ungkap Kapolres Karawang, AKBP Hendi Febrianto Kurniawan, dalam gelar keterangan di Karawang, Jawa Barat, Jumat (12/1).

Seperti para siluman, para pelaku mampu mencuri sepeda motor para korban di dalam rumah yang terkunci.

"Saat menjalankan aksinya, mereka biasa bertiga. Pertama salah seorang pelaku bertugas mengawasi. Lalu salah satu lagi bertugas berjaga-jaga dan dua pelaku sebagai eksekutor. Yang pertama mereka akan lakukan adalah mencongkel jendela rumah korban. Setelah itu segera melakukan pemetikan sepeda motor dengan membawa kabur motor melalui pintu rumah korban," ujarnya.

Kapolres mengatakan. jika para pelaku berhasil melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 30 kali di wilayah Karawang dan Subang selama satu tahun.

"Kemudian hasil motor curian mereka akan dibawa ke daerah Cilempung, Cilamaya, Karawang, untuk dilakukan penjualan," ujar Hendi.

Kepolisian pun tidak mudah untuk menangkap para pelaku pencurian, penyelidikan panjang dilakukan oleh para petugas. Bahkan ketika melakukan penangkapan, salah satu otak pencurian DN terpaksa harus dihadiahi timah panas (ditembak) karena melakukan perlawanan.

"Salah satu otak kejahatan, kami tembak kakinya karena melakukan perlawanan," ujarnya.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh jajaran kepolisian untuk tidak ragu menembak para pelaku kejahatan curanmor.

"Tembak mati atau tembak kakinya," pungkasnya. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More