Tentara Cantik Utara Siap Invasi Selatan

Penulis: Administrator Pada: Jumat, 12 Jan 2018, 14:00 WIB Internasional
Tentara Cantik Utara Siap Invasi Selatan

AFP

DENGAN penampilan yang memesona dan gerakan yang tajam, pemandu sorak perempuan dari Korea Utara (Korut) menarik perhatian besar publik setiap kali dikirim ke Korea Selatan (Korsel).

Kehadiran mereka yang umumnya baru berusia 20-an tahun itu sangat kontras dengan ambisi nuklir 'Negeri Juche' itu.

Dengan dijuluki sebagai 'tentara cantik' di Korsel, perempuan-perempuan Korut itu akan tampil dalam Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, bulan depan.

Istri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Ri Sol-ju, merupakan bagian dari 'tentara cantik' itu. Dia tampil saat Korut berlaga di Kejuaraan Atletik Asia 2005 di Incheon.

Dengan koreografinya yang ketat, para pemandu sorak itu selalu sukses menarik perhatian saat mereka bernyanyi dan berdansa di tribun.

Sebelum penampilan keempat mereka di daerah yang berjarak 80 km di selatan zona demiliterisasi yang memisahkan kedua negara itu, mereka pernah hadir di Kejuaraan Atletik Asia 2005 di Incheon.

Bahkan, saat itu mantan pemandu sorak Korut, Cho Myung-ae, muncul dalam iklan televisi untuk ponsel Samsung dengan bintang pop Korea Selatan, Lee Hyo-ri.

Penampilan pertama 'tentara cantik' itu ialah di Asian Games 2002 di Busan.

Kala itu kehadiran hampir 300 perempuan yang tiba menggunakan feri dan mengenakan hanbok (baju tradisional Korea) berwarna-warni dan melambaikan bendera unifikasi menjadi berita utama di berbagai media massa Korsel.

Setiap perempuan yang dipilih masuk delegasi 'tentara cantik' dan dikirim ke negara tetangga dipilih secara hati-hati.

Pergerakan mereka selama berada di Korsel juga diawasi secara ketat.

Menurut laporan, delegasi 'tentara cantik' yang hadir di Pyeongchang akan diinapkan di sebuah kapal pesiar yang ditambatkan di Sokcho agar mudah dipantau.

Peneliti Pembelot yang mengelola Institut Dunia untuk Studi Korea Utara, An Chan-il, menyatakan pemandu sorak tersebut dipilih berdasarkan kriteria yang ketat oleh pemerintah.

"Tinggi mereka harus lebih dari 163 cm dan berasal dari keluarga baik. Mereka yang memainkan instrumen berasal dari sebuah band dan yang lainnya kebanyakan adalah siswa di universitas elite Kim Il-sung," kata An.

Para 'tentara cantik' selalu terbukti menjadi pendongkrak penjualan tiket yang luar biasa dan kehadiran mereka ialah kabar baik bagi penyelenggara Olimpiade Pyeongchang.

"Ini akan membantu penjualan tiket. Ini akan memenuhi keinginan kita untuk Olimpiade perdamaian," kata juru bicara Komite Penyelenggara Pyeongchang, Sung Baik-you. (AFP/Irene Harty/I-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More