Pelatih Islandia Senang Bisa Raih Kemenangan di Lapangan Becek

Penulis: Ardi Teristi Hardi Pada: Kamis, 11 Jan 2018, 21:56 WIB Sepak Bola
Pelatih Islandia Senang Bisa Raih Kemenangan di Lapangan Becek

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

TIM Indonesia Selection harus menerima gempuran dari Tim Nasional Islandia. Tim Indonesia Selection pun harus mengakui keunggulan Islandia dengan skor 0-6 dalam laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (11/1) malam.

Pada babak pertama, Indonesia Selection sudah kebobolan dua gol dari tim Eropa yang baru pertama kali bakal tampil di Piala Dunia itu. Gol pertama dilesakkan oleh Andre Runnar Bjarnasson pada menit ke-30. Kristjan Floki Finnbogasson menambah keunggulan timnya pada injury time babak pertama.

Di babak kedua, Islandia malah berhasil menambah empat gol, yang masing-masing dilesakkan oleh Ottar Magnus Karlsson menit 65, Tryggvi Hrafn Haraldsson (67'), Hjortur Hermannsson (79'), dan Homar Orn Eyjolfsson (81').

Pelatih Islandia, Heimir Hallgrimsson, mengaku, sangat bahagia karena pertandingan bisa diselesaikan dengan kemenangan meski diguyur hujan deras. Ia pun mengakui bahwa banyak hal positif yang dapat diperoleh timnya dari pertandingan lawatan ke Indonesia, termasuk melawan Indonesia Selection.

"Di Islandia, sangat jarang hujan deras seperti ini. Kami harus bermain dengan segala kondisi. Kini kami ternyata bisa bermain dengan situasi seperti ini (hujan deras)," kata dia.

Ia menambahkan, anak-anak asuhannya cukup diuntungkan dengan kondisi hujan karena punya pemain tinggi sehingga bisa langsung mengirim bola ke daerah pertahanan lawan. Di satu sisi, Indonesia Selection punya kecepatan yang bagus, tetapi tidak bisa memanfaatkannya karena kondisi lapangan becek akibat diguyur hujan.

Menanggapi pertandingan berikutnya melawan Timnas Indonesia yang dilatih Luis Milla pada Minggu (14/1), ia mengatakan akan sangat berbeda.

"Tim nasional berbeda dengan tim seleksi. Tim seleksi tidak pernah bermain dan berlatih bersama dalam waktu yang lama. Tentu akan sangat berbeda saat bermain dengan tim nasional," kata dia.

Sementara, pelatih Indonesia Selection, Robert Rene Albert, menilai Timnas Islandia bermain sebagai tim yang lolos Piala Dunia 2008, mereka bermain dengan solid sebagai tim. Gol mereka lahir dari skema umpan di kotak penalti dan bola-bola atas.

"Kami menerapkan strategi bermain bola pendek, tapi lapangan berat karena hujan, kita main bola panjang. Dengan bola panjang kita tidak bisa berkembang," kata pelatih PSM Makassar ini.

Pasalnya, postur pemain-pemain Islandia tinggi-tinggi. Rene juga mengaku, kelemahan timnya karena kebanyakan pemain belum lama berlatih penuh usai libur akhir kompetisi. Walau demikian, ia berterima kasih kepada para pemain karena telah melakukan yang terbaik dengan bersama-sama tim.

"Semoga Islandia bisa sukses di Piala Dunia," pungkas Rene. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More