Indonesia masih Kalah Kelas

Penulis: Satria Sakti Utama satria@mediaindonesia.com Pada: Jumat, 12 Jan 2018, 08:01 WIB Sepak Bola
Indonesia masih Kalah Kelas

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

TIM Indonesia Selection harus mengakui keunggulan timnas Islandia 0-6 dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (11/1). Dalam duel yang sempat terhenti beberapa menit akibat hujan deras tersebut, tim peserta Piala Dunia Rusia 2018 itu memang terlalu tangguh bagi Indonesia Selection. Sulitnya aliran bola akibat stadion yang tergenang air pun seolah tidak mampu meredam gempuran tim besutan Heimir Hallgrimsson tersebut.

Hasilnya, setengah lusin gol pun masuk ke gawang Indonesia Selection yang dikawal kiper PSM Makassar, Rivky Mokodompit. Keenam gol Islandia dalam laga itu dicetak Andre Bjarnasson (31’), Kjartan Finnbogason (47’), Ottar Magnus Karlsson (66’), Tryggvi Hrafn Haraldsson (68’), Hjoertur Hermannsson (81’), dan Holmar Oern Eyjolfsson (83’).

Sementara itu, mantan pemain timnas Islandia, Eidur Gudjohnsen, mengungkapkan pencapaian Islandia melaju pada fase final Piala Dunia 2018 merupakan hasil investasi yang dilakukan federasi sepak bola negaranya, terutama dalam kurun sepuluh tahun terakhir.

“Ini periode terbagus dan hasil investasi kami. Para pemain bermain sejak belia dengan fasilitas yang ada. Yang terpenting dari tim kami ialah kebersamaan dan bermain dengan respek,” kata mantan pemain Chelsea tersebut di Yogyakarta, kemarin.

Data belum matang
Pada bagian lain, juara Liga 1 2017 Bhayangkara FC menelan kekalahan perdana di laga uji coba seusai ditaklukkan tim Liga 2 Persita Tangerang di Lapangan National Youth Training Centre (NYTC) Sawa-ngan, kemarin. Skuat asuhan Simon McMenemy itu menelan hasil negatif setelah takluk dua gol tanpa balas. Kemenangan Persita sendiri dipersembahkan Ade Tjandra dan Egi Melgiansyah.

Sebelumnya Bhayangkara FC berhasil menang besar di laga pemanasan perdana musim ini pada Minggu (7/1) lalu. Tim pelat merah itu mengalahkan tim amatir PS AD 5-0.

Kekalahan itu membuktikan kekuatan tim berjuluk the Guardians tersebut belum menyatu 100%. Kombinasi pemain baru dan lama masih memerlukan adaptasi lebih baik lagi. Terlebih McMene-my mulai menjajal sejumlah pemain muda untuk melapis kekuatan tim musim depan.

“Kami bermain sangat baik walaupun ada kesalahan dalam penguasaan bola. Di babak kedua saya ingin memberikan pemain muda kesempatan bermain,” jelas McMenemy.

Di sisi lain, Sriwijaya FC memulai usaha untuk bangkit di kompetisi Liga 1 2018 setelah meraih hasil kurang memuaskan pada musim lalu. ‘Laskar Wong Kito’--julukan Sriwijaya FC-- hanya mengisi daftar tim medioker pada kompetisi Liga 1 2017 dengan mengisi peringkat ke-11.

Dengan nakhoda baru yakni Rahmad Darmawan, animo Sriwijaya FC mulai bangkit. Langkah positif tim kebanggaan publik Palembang itu diawali dengan mengalahkan tim Liga 2 Cilegon United dalam laga uji coba Kamis (11/1) dengan skor 4-1.

Empat gol Sriwijaya FC dipersembahkan pemain rekrutan anyar Adam Alis, dwigol penyerang asing Alberto Goncalves, dan gelandang Rachmad Hidayat. Sebaliknya gol balasan Cilegon United dikreasikan Septian Andriansyah melalui penalti pada menit ke-37. (R-3)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More