Patty Jenkins Hati-Hati Garap Sekuel Wonder Woman

Penulis: (MTVN/H-4) Pada: Kamis, 11 Jan 2018, 23:46 WIB Selebritas
Patty Jenkins Hati-Hati Garap Sekuel Wonder Woman

AFP PHOTO / ANGELA WEISS

Sutradara Patty Jenkins sedang sibuk menyiapkan proyek film sekuel Wonder Woman untuk dirilis akhir 2019. Dari sekian elemen di film pertama, Patty menyatakan ingin mempertahankan kombinasi gaya heroik dan humor yang telah berhasil mereka jaga. "Aku terobsesi dengan gaya. Ini hal paling sulit. Terutama karena kisah yang kita bicarakan bisa dengan begitu mudah condong ke sana-kemari dalam setiap babak," kata Patty dalam wawancara dengan Vanity Fair baru-baru ini. "Kita mulai di dunia fantasi berisi para wanita berkostum, lalu pergi ke dunia nyata Perang Dunia I Inggris, lalu berakhir di dunia supranatural, lalu kita punya sebuah kisah cinta," tuturnya.

Demi menjaga persiapan sesuai dengan jalur yang sedang dilalui, Patty mengadakan rapat rutin bersama setiap kepala departemen setiap minggu. Dia mewanti-wanti mereka untuk bersama menjaga sedikitnya dua hal. "Kami harus amat berhati-hati agar kami tidak belok dari satu film ke film lain. Itu pertama. Kedua, jangan sampai saat mengenakan kostum Wonder Woman, dia (Diana Prince) terlihat konyol," tukas Patty.

Wonder Woman bercerita tentang Diana Prince yang diperankan Gal Gadot bertemu dengan agen rahasia Amerika Steve Trevor (diperankan Chris Pine) yang terdampar di perairan Themyscira, tempatnya tinggal. Steve bercerita soal perang dunia di Eropa dan Diana tergerak untuk pergi mengakhiri.

Film itu dirilis di bioskop pada awal Juni 2017 dan mendapat sambutan hangat baik dari penonton maupun kritikus. Pendapatan globalnya mencapai US$821 juta, atau sekitar Rp11 triliun, dan menjadi film DCEU terlaris. Sekuelnya sedang dalam tahap pengembangan naskah oleh Patty bersama veteran DC Comics Geoff Johns dan sutradara The Expendables David Callaham. Wonder Woman 2 akan dirilis l November 2019. (MTVN/H-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More