Seorang Nelayan Meninggal akibat Perahunya Karam Diterjang Gelombang

Penulis: M Yakub Pada: Kamis, 11 Jan 2018, 19:16 WIB Nusantara
Seorang Nelayan Meninggal akibat Perahunya Karam Diterjang Gelombang

ANTARA

SEORANG nelayan di pesisir Pantai Utara Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meninggal setelah perahunya rusak diterjang gelombang besar, Kamis (11/1) siang. Korban meninggal setelah dirujuk ke RSUD akibat luka parah yang dialami setelah perahunya karam diterjang gelombang.

Korban meninggal atas nama Ahmad Wahono, 25, nelayan asal Desa Pabean, Kecamatan Tambakboyo. Wahono meningal dunia di RSUD dr Koesma akibat luka parah yang dialaminya setelah perahu yang ditumpanginya karam dihantam gelombang.

"Iya ini kami sedang berada di rumah duka," ungkap Camat Tambakboyo, Didik Purwanto, kepada Media Indonesia, Kamis petang.

Menurut dia, dalam musibah yang disebabkan gelombang besar itu mengakibatkan Ahmad Wahono meninggal dunia dan empat nelayan lainnya terluka. Para korban mengalami luka hingga meninggal dunia karena turut tenggelam bersama pearhunya yang karam tersapu gelombang.

Adapun empat korban yang mengalami luka itu semua warga Kecamatan Tambakboyo, yakni Rasmidi, 54, nelayan asal Desa Kenanti, Rifki, 21, asal Desa Gadon, Gholif, 40, asal Desa Dasin, dan Junaedi, 30, warga Desa Sobontoro. Seluruh korban dirawat di puskesmas setempat.

Sementara itu, Ahmad Wahono, 25, nelayan asal Desa Pabean meninggal dunia di RSUD dr Koesma setelah mendapatkan perawatan akibat luka parah yang dialaminya. Dan setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan.

Hingga Kamis petang, petugas kecamatan setempat juga tengah mendata jumlah perahu yang rusak dan kerugian materi yang diderita para nelayan.

"Kami tengah berupaya mengurus asuransinya," pungkas Didik. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More