Selain Sembelit, Ketahui 4 Efek Buruk dari Peradangan dalam Tubuh

Penulis: MTVN Pada: Rabu, 10 Jan 2018, 12:01 WIB Kesehatan
Selain Sembelit, Ketahui 4 Efek Buruk dari Peradangan dalam Tubuh

Ilustrasi

PERADANGAN kronis di dalam tubuh bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga yang berat seperti premenstrual syndrome (PMS) dan diabetes. Sedikitnya ada beberapa gangguan yang terlihat dan dirasakan tubuh ketika peradangan sedang terjadi.

1. Muncul jerawat

Munculnya jerawat tak hanya disebabkan oleh wajah yang berminyak, tetapi juga faktor hormonal. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa peradangan memainkan peran penting pada munculnya jerawat.

Perhatikan menu makanan Anda. Seringkali, intoleransi terhadap beberapa produk susu dapat memicu peradangan yang dapat menimbulkan jerawat, begitupun dengan gluten.

2. Kram perut

Setidaknya 85 persen wanita yang haid mengalami gejalanya setiap siklus tiba. Peradangan memiliki peran terhadap rasa sakit yang muncul. Peneliti menemukan wanita yang memiliki tingkat protein peradangan tinggi cenderung mengalami gejala PMS seperti masalah suasana hati, kram, sakit punggung, ngidam makanan, kembung, dan nyeri payudara.

Anda bisa menghindari gejalanya dengan mengurangi faktor pemicunya seperti merokok, konsumsi gula berlebih dan makan makanan berlemak tinggi.

3. Berat badan bertambah

Ketika tubuh mengalami peradangan yang meningkat, tubuh mungkin akan merespons dengan menyimpan lemak. Tambahan stres dan kadar hormon yang tinggi dapat mengubah bagaimana tubuh Anda memproses makanan yang menyebabkan lebih banyak lemak dan meningkatkan peradangan di tubuh Anda.

4. Susah buang air besar

Susah buang air besar atau sembelit memang sering terjadi jika Anda kurang konsumsi serat dan kurang minum air purih. Tapi, peradangan juga bisa memicu sembelit. Peradangan yang muncul setelah makan makanan yang Anda peka bisa membuat kotoran sulit keluar.

Dalam beberapa kasus, sembelit bisa terjadi karena tiroid yang meradang seperti kehamilan, infeksi atau kondisi autoimun. Keadaan ini dapat membuat makanan bergerak lambat di saluran pencernaan.

5. Gigi jadi sensitif

Kebersihan bagian mulut dan gigi yang buruk dapat memicu peradangan. Sebuah studi menemukan dokter gigi dapat berperan penting menemukan kondisi kesehatan yang tersembunyi seperti diabetes, yang berkaitan dengan peradangan. Jika kebersihan gigi tidak diperhatikan, kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat memicu sakit gusi, infeksi gigi dan tulang gigi yang rapuh. (OL-8)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More