Ikke Nurjanah Dendangkan Dangdut hingga Eropa

Penulis: Retno Hemawati retnoretno@mediaindonesia.com Pada: Kamis, 04 Jan 2018, 04:45 WIB Selebritas
Ikke Nurjanah Dendangkan Dangdut hingga Eropa

MI/ARYA MANGGALA

PEDANGDUT Hartini Erpi Nurjanah atau yang akrab disebut dengan nama panggung Ikke Nurjanah, 43, mendapat kesempatan khusus untuk mengenalkan dangdut ke masyarakat Eropa. Dia akan tampil dalam sesi konser musik Europalia Arts Festival Indonesia di Niewue Kerk, Den Haag, Belanda, pada 6 Januari 2018. Sejak digelar pertama di Italia pada 1969, baru kali ini Europalia kedatangan tamu musik dangdut. Ikke menyatakan gembira atas kesempatan memperkenalkan jenis musik yang telah melambungkan namanya sejak era 1990-an. Sebelumnya ia juga tampil dalam konser dangdut di Amerika Serikat pada 2010 dan 2016.

"Tentu saya sangat senang, bangga, dan bersyukur atas kesempatan istimewa ini. Enggak lupa atas nama seniman musik dangdut, saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia serta Europalia Indonesia," kata Ikke dalam keterangan tertulisnya. Untuk konser nanti, Ikke mengaku telah menyiapkan konsep, baik dari segi musik, lagu, kostum, maupun aksi panggung. Konsepnya ialah short story of dangdut, yakni penggambaran musik dangdut lewat karya-karya Rhoma Irama, Meggy Z, Rita Sugiarto, Daniel Sahuleka, dan beberapa karya etnik Ikke.

"Saya membawa musisi muda dangdut Indonesia yang tergabung dalam Ikke Nurjanah Ensemble, terdiri atas kibor, gendang, suling, dan gitar agar masyarakat Eropa menyaksikan dan merasakan sendiri secara live seperti apa musik dangdut," tutur ibu dari Siti Adira Kania itu. Total ada sekitar 12 lagu yang akan dibawakan Ikke. Untuk urusan kostum, lulusan Universitas Jayabaya itu mengajak perancang muda asal Semarang Dimas Santoesa.

Semakin terbuka
Europalia Arts Festival merupakan festival budaya internasional dua tahunan yang mempersembahkan cultural heritage, yakni mengangkat kesenian dan kebudayaan. Dalam setiap festival biasanya dipilih satu negara tamu kehormatan atau guest country. Seperti dilansir dari berbagai sumber, panggung dangdut Ikke ialah satu dari 71 pertunjukan musik di Europalia 2017. Selain itu, ada 69 pertunjukan tari dan teater, 36 karya sastra, 38 karya film, dan 14 pameran. Festival dua tahunan itu telah dibuka sejak Oktober 2017 dan berlangsung selama 104 hari. Indonesia menjadi negara tamu kehormatan.

Lewat Europalia, Ikke berharap kesempatan bagi musisi dangdut untuk merambah pasar musik Eropa semakin terbuka. "Saya hanya sebagai pelopor. Semoga kesempatan ini akan dikuti generasi berikutnya," tukas pelantun lagu Terlena itu. Dua tahun lalu, Ikke juga sempat ditunjuk menjadi Duta Sanitasi Indonesia karena perhatiannya pada kondisi sanitasi dan air bersih. Ikke sempat menceritakan kepedulian itu karena ia bertumbuh bersama keluarga di kawasan Pademangan Timur, Jakarta Utara. Ia dan seluruh warga yang besar di lingkungan sangat sederhana tersebut sangat mengandalkan kali sebagai lokasi buang air besar (BAB).

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More