Pak Anies, Berhentilah Beretorika!

Penulis: Administrator Pada: Selasa, 02 Jan 2018, 11:47 WIB Megapolitan
Pak Anies, Berhentilah Beretorika!

ANTARA/APRILLIO AKBAR

BAGI Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, pergantian tahun bak memulai sesuatu yang baru di kanvas kosong.

Pergantian tahun, bagi dia, menjadi momentum untuk bisa lebih baik lagi baik secara pribadi maupun dalam memimpin Ibu Kota.

"Masuknya tahun baru bisa dijadikan kesempatan bagi kita untuk menjadikannya seperti kanvas kosong untuk melakukan perubahan. Kalau kita pribadi, kita mau melakukan sesuatu yang baru. Ini momentum untuk kita bisa memiliki komitmen baru, untuk apa pun yang mau dikerjakan," kata Anies saat memulai hari pertamanya di Balai Kota di awal 2018, kemarin.

Anies berkomitmen untuk bisa lebih baik secara pribadi, di dalam keluarganya, hingga bagi masyarakat Jakarta.

"Insya Allah pergantian tahun ini kita jadikan momentum untuk lebih baik dalam semuanya," tambah dia.

Pergantian tahun itu sekaligus menjadi penanda bagi dimulainya secara utuhnya program-program kerja Anies-Sandi.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Erwan Agus Purwanto, menyebut 2018 menjadi momen krusial dalam pemerintahan Anies-Sandi.

Pasalnya mereka tidak lagi sekadar melanjutkan program yang telah dirancang pemerintahan sebelumnya, tetapi juga menjalankan apa yang telah mereka rancang sendiri melalui program-program yang tertuang dalam APBD 2018.

Tugas terberat bagi Anies-Sandi, kata Erwan, ialah membangun kepercayaan publik dan merekonsiliasi warga Jakarta yang telah terbelah akibat pilkada DKI Jakarta.

Anies-Sandi harus membuktikan bahwa mereka bukan hanya gubernur bagi 58% pemilih mereka.

"Tahun 2018 ini menjadi momentum krusial bagi pemerintahan Anies-Sandi untuk membangun kepercayaan publik," kata Erwan.

Selain itu, sambung Erwan, tantangan terbesar Anies-Sandi ialah membuktikan kinerja mereka yang kerap dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya.

"Anies-Sandi harus meletakkan fondasi dulu, yakni legitimasi di masyarakat. Setelah itu, baru mereka bisa mulus melaksanakan program-program yang menjadi pembeda mereka dengan pemerintahan sebelumnya seperti OK Otrip, OK OCE, dan rumah dengan DP Rp0," ucapnya.

Ia menyarankan Anies-Sandi lebih banyak melakukan pembuktian kinerja melalui peningkatan pelayanan publik.

"Mereka tidak bisa lagi berkelit dengan hanya melanjutkan prog-ram. Mereka harus mengurangi politik pencitraan. Lebih baik dibuktikan dengan pembangunan ketimbang beretorika," tegasnya. (Nic/J-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More