Berdayakan Perempuan agar Lebih Mumpuni

Penulis: Yanurisa Ananta yanurisa@mediaindonesia.com Pada: Jumat, 29 Des 2017, 04:00 WIB Humaniora
Berdayakan Perempuan agar Lebih Mumpuni

MI/ADAM DWI

DIMENSI emosional dan sosial perempuan jelas berkaitan dengan ketaatan akan kebutuhan, termasuk kebutuhan akan kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Banyak perempuan yang memainkan peranan penting dalam berbagai aktivitas yang tidak mungkin dilakukan laki-laki. Mendidik perempuan yang bagus akan berdampak pada semua dimensi kehidupan. Secara kreatif, hal itu sama artinya dengan sinergi yang positif antara kebutuhan dan keselarasan. Artinya, saling mengisi dan melengkapi antara pemenuhan kehidupan dan kreativitas.

Munculnya suatu ide atau kreativitas di setiap orang akan sangat berarti. Kreatif sama artinya dengan memiliki kemampuan daya cipta sesuatu yang bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, terlebih kaum perempuan di Indonesia. Episode 39 Big Circle menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kekuatan sebagai pemberdaya dan pendidik perempuan agar kaum ibu yang mumpuni di bidangnya, yakni Butik Doggy, Mapan, dan Tele-CTG.

Bisnis pakaian hewan
Butik Doggy ialah marketplace yang menyediakan pakaian hewan peliharaan yang dibuat sesuai selera pembeli dan ada juga yang sudah siap pakai. Bisnis pakaian hewan peliharaan, khususnya anjing, milik Augustine Sally Saputra, 30, itu pertama kali dimulai pada 2008.
Saat itu, Sally ingin membangkitkan kembali bisnis konveksi keluarga yang dari tahun ke tahun kian menurun. Secara kebetulan, Sally teringat saat ia memenangi lomba keserasian pakaian hewan peliharaan dengan pemiliknya di Bandung pada 1998.
Mulai saat itu, banyak petshop di area Bandung bertanya kepada Sally apakah mereka bisa memesan pakaian anjing kepada Sally. Mengingat banyak yang tertarik dibuatkan pakaian anjing, Sally yang lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) kemudian berpikir untuk menyeriusi bidang ini sebagai bisnis butik pakaian anjing dengan brand Butik Doggy.

Beragam pakaian anjing tersedia di Butik Doggy. Konsumen bisa mendesain sendiri pakaian untuk anjing peliharaan masing-masing, atau memilih pakaian yang sudah jadi. Pakaian anjing di Butik Doggy dijual dengan harga mulai Rp70 ribu sampai Rp2 juta per potong. Baju semahal itu dijual Butik Doggy karena pakaian anjing tersebut penuh dengan dekorasi payet. Bukan hanya pakaian anjing yang dijual, Butik Doggy juga menjual aksesori anjing seperti dasi, topi, dan pita mulai harga Rp35 ribu. Bahkan, Sally tengah melebarkan sayap dengan memproduksi boneka anjing lantaran melihat banyak anak yang ingin memelihara anjing, tapi tidak diperbolehkan orangtua mereka.

Prototipe boneka saat ini sedang dibuat dan Standar Nasional Indonesia (SNI)-nya sedang dalam proses. Boneka-boneka tersebut dapat bersalin pakaian dari koleksi Butik Doggy. Big Circle akan dipandu Andy F Noya bersama Amanda Zevannya yang akan berdiskusi bersama para narasumber yang terdiri dari Augustine Sally (CEO Butik Doggy), Aldi Haryopratomo (CEO Mapan), Abraham Auzan (CTO Tele-CTG), dan Dr Ari Waluyo SpoG (CEO Tele-CTG).

Dialog semakin seru karena didampingi para mentor ahli seperti Veronica Colondam (Founder YCAB) dan Rene Suhardono (Fonder Limitless Campus) yang akan memberikan banyak insight kepada narasumber. (H-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More