Saus Khusus Penambah Makan

Penulis: Administrator Pada: Minggu, 24 Des 2017, 00:31 WIB Kuliner
Saus Khusus Penambah Makan

MI/M TAUFAN SP BUSTAN

DAGING kalkun sebetulnya menu khas dalam momen perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat (AS), juga menjadi menu yang kerap ada di saat Natal. Penggemar menu kalkun bisa mencicipi hidangan yang ditawarkan Restoran Sapori Deli di Fairmont Hotel, Jakarta. Dengan mengusung konsep modern classic, hotel di bilangan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, tersebut menawarkan pelbagai pilihan menu penggugah selera. Dari masakan lokal hingga internasional tersedia di hotel bintang lima itu. Dalam menyambut momen perayaan Thanksgiving dan Natal tahun ini, Sapori Deli menawarkan menu spesial Turkey to go untuk memanjakan tamunya.

Hidangan ayam kalkun panggang yang didatangkan dari AS itu dilengkapi pelbagai hiasan sehingga terlihat menarik dan pastinya enak disantap. Tampilan kalkun panggang yang kali pertama dihidangkan di restoran tersebut sangat menggoda dan pasti menggiurkan.
Betapa tidak, satu kalkun utuh seberat 5 kg itu disajikan komplet dengan kentang dan wortel yang dipanggang dengan lumuran mentega sehingga tampak berminyak. Selain itu, ada campuran sayuran serta buah segar sebagai penghias di atas meja. Tidak hanya itu, parutan keju asal Italia yang telah berumur empat tahun menambah kelezatan masakan internasional tersebut.

Belum lagi dikombinasikan dua pilihan saus khusus yang semakin melengkapi kenikmatannya. Selera untuk segera menikmati kalkun segera muncul tatkala melihat kulit kalkun yang garing berwarna kecokelatan. Chef Sapori Deli Fairmont Hotel Jakarta, Husain Faqih Shahab, menuturkan Turkey to go yang ditawarkan Sapori Deli berbeda dengan olahan kalkun lainnya. Selain dari rasa, perbedaan lainnya yaitu di bumbu dan rempah yang digunakan. Ditambah lagi dua kombinasi saus yang disandingkan sebagai pelengkap saat tamu menikmatinya.

Menurut Faqih, cara memanggang kalkun sama seperti pada umumnya, yakni kalkun yang telah dibersihkan dilumuri bumbu-bumbu, seperti garam, lada, jeruk, dan bumbu lainnya sehingga memberikan rasa kepada seluruh bagian daging kalkun. “Durasi panggangnya 30 menit per kilogram. Untuk yang kami hidangkan ini ukurannya 5 kilogram, jadi dikalikan saja. Waktunya harus betul tepat sehingga mendapatkan tingkat kematangan yang empuk dan gurih. Jika sudah matang kemudian disajikan,” jelasnya.

Saus khusus
Pada menu spesial promo jelang perayaan Thanksgiving dan Natal itu, daging kalkun dipadukan dengan dua saus khusus, dari turkey gravy dan cranberry jam. Untuk turkey gravy, perpaduan antara jus turkey atau lelehan minyak kalkun yang ditadahi saat pemanggangan
dengan red wine dan butter. Ketiganya digabung menjadi satu. Kemudian pada cranberry jam, perpaduan antara cranberry atau buah cerry, gula, air putih, dan perasan jeruk. “Turkey gravy dan cranberry jam memiliki rasa gurih bercampur manis. Kedua saus itu sangat
tepat berpasangan saat menyantap kalkun panggangnya,” jelas Faqih.

Saat menikmatinya ditambah pelengkap, seperti kentang, wortel, sayuran segar, dan buah yang telah diolah sederhana dengan menghadirkan keju sebagai penambah selera. Pada masakan itu, keju parmigiano regiano yang ditambahkan khusus didatangkan langsung dari Italia. Soal rasa dan bentuk dagingnya, kalkun sangat mirip dengan ayam. Bedanya, daging kalkun lebih juicy ketimbang ayam, terutama di bagian paha dan dadanya. Namun jika dilihat lebih detail, perbedaan kalkun dan ayam sangat tampak pada bagian
dada.

Untuk kalkun memiliki tekstur daging dada lebih lembut ketimbang dada ayam. Karena kelembutannya itulah sehingga daging dada kalkun mudah lumat di mulut. Tidak hanya itu, kelezatan kalkun terdapat pada bagian kulitnya. Jika di kulit ayam masih terdapat lemak, di kulit kalkun yang tipis sama sekali tidak mengandung lemak di bawahnya. Jadi, ketika dikunyah sangat garing dan rasanya enak karena menyerap semua bumbu. Selain rasanya yang lembut nikmat, keuntungan menyantap kalkun ialah daging tersebut rendah kolestrol. Jadi, aman untuk dikonsumsi siapa saja. Manajer Sapori Deli, Muhammad Facmi Ismaya, menambahkan, untuk menu spesial itu Sapori Deli hanya berpromo hingga 5 Januari 2018. Waktu promo yang telah ditentukan itu sesuai dengan jumlah kalkun yang dimiliki.
“Sekarang masih percobaan, sudah terjual 30 kalkun. Target kami terjual hingga 50 ekor sesuai stok. Ya, jumlah 50 ekor itu telah disesuaikan hingga 5 Januari nanti,” tamba Facmi.

Menurut Facmi, soal harga Turkey to go memang cukup terbilang mahal. Harga tinggi yang dipatok Sapori Deli tidak lain karena harga kalkunnya sendiri mahal dan didatangkan dari AS. Untuk satu kalkun seberat 5 kg dihargai Rp2,7 juta. Hidangan ini bisa disantap 5-7 orang Indonesia, atau 4 orang Barat. Selain porsi seberat 5 kg, juga ditawarkan kalkun 8 kg dengan harga Rp3,1 juta ++ yang bisa disantap ramai-ramai dari 10 hingga 12 orang. (TB/X-7)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More