Hambat HIV dengan Tanaman Gandarusa

Penulis: (Journal of Natural Products/nationalgeographic/Grt/L-2) Pada: Sabtu, 23 Des 2017, 05:45 WIB Teknologi
Hambat HIV dengan Tanaman Gandarusa

BIODIVERSITY WARRIORS

PENELITIAN terbaru mengungkapkan tanaman gandarusa (Justicia gendarussa) yang akrab dengan masyarakat Indonesia juga punya khasiat sebagai obat bagi pengidap HIV. Ilmuwan Universitas Illinois di Chicago, Hong Kong Baptist University di Kowloon Tong, dan Akademi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam di Hanoi melakukan bioassay dan tes untuk membuktikannya. Dari bioassay, ilmuwan menemukan anti-HIV arylnaphthalene lignan glycoside dalam tanaman gandarusa, yang disebut patentiflorin A.

Tim peneliti lantas melakukan dua tes yang disebut M Tropik dan T Tropik, tujuannya untuk mengetahui kemampuan penghambatan pa­tentiflorin A. M-Tropik mengacu kepada kemampuan virus HIV untuk menyerang makrofag, sedangkan T-tropik mengacu pada kemampuannya untuk menyerang sel T. Dari penelitian itu, Lijun Rong dari University of Illinois mengatakan bahwa patentiflorin A bisa menjadi alternatif baru pengobatan HIV. Rong dan tim juga telah berhasil menyintesis patentiflorin A sehingga tak diperlukan pembuatan kebun untuk menanam gandarusa hanya untuk memanen senyawanya. Penelitian ini telah diterbitkan di Medical News Today dan Journal of Natural Products. (Journal of Natural Products/nationalgeographic/Grt/L-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More