Penanganan Gempa di Pulau Jawa Berjalan Semestinya

Penulis: Nur Aivanni Pada: Sabtu, 16 Des 2017, 21:59 WIB Nusantara
Penanganan Gempa di Pulau Jawa Berjalan Semestinya

MI/Arya Manggala

PRESIDEN Joko Widodo memastikan sistem peringatan dini terhadap bencana di Indonesia telah berjalan dengan semestinya.

"Saya kira masyarakat tidak perlu terlalu resah karena peristiwa tadi malam (15/12) menunjukkan bahwa peringatan dan evakuasi mandiri suatu yang bagus karena negara kita memang dikelilingi oleh titik gempa," ucap Presiden, Sabtu (16/12).

Presiden terus memantau proses penanganan di lapangan terkait bencana gempa yang terjadi Jumat (15/12) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa berkekuatan 6,9 SR mengguncang sebagian wilayah Pulau Jawa dan menimbulkan peringatan tsunami.

Terkait hal itu, Kepala Negara meminta masyarakat untuk selalu waspada dan siaga terhadap adanya bencana serupa.

"Saya terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap gempa terutama yang berada di tengah laut, karena itu bisa menimbulkan tsunami," ujarnya setelah menghadiri Apel Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia di pelataran Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (16/12).

Selain itu, Presiden mengapresiasi respons langsung yang diberikan masyarakat terhadap peringatan dini yang diberikan BMKG terkait potensi tsunami setelah gempa terjadi. Presiden terus memantau kabar tersebut hingga pukul 03.00 WIB dinihari tadi.

"Masyarakat merespons langsung peringatan yang diberikan mengenai kemungkinan adanya tsunami dan mengevakuasi mandiri dengan diarahkan oleh aparat kita. Saya kira ini sebuah hal yang sangat baik dan alhamdulillah tidak terjadi apa-apa. Masyarakat sudah kembali ke rumah dan penanganan dampak dari gempa tadi malam juga telah dilakukan," tuturnya.

Ia juga telah menerima laporan terkait adanya tiga korban jiwa dari bencana semalam, dan kerusakan sejumlah rumah terdampak gempa. Pihaknya akan terus memantau kondisi terkini dari penanganan korban gempa dan sejumlah kerusakan itu.

Sebelumnya, Presiden mengatakan ia akan menginstruksikan lembaga/kementerian terkait untuk menangani korban dan kerusakan gempa tersebut. "Nanti kita kirim dari BNPB atau Kementerian PUPR, segera," tegas Jokowi seusai Rakornas PDIP di ICE-BSD, Tangerang. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More