Menghadapi Tantangan Digital untuk Menang

Penulis: Retno Hemawati Pada: Jumat, 15 Des 2017, 13:20 WIB BIG CIRCLE
Menghadapi Tantangan Digital untuk Menang

Founder PT WGS & Geeksfarm Ikin Wirawan (kedua kiri), trainer Geeksfarm Mohammad Idham (kiri), dan para host Big Circle---MI/Adam Dwi

MENANG di era digital menjadi suatu keharus­an bagi para pelaku bisnis digital saat ini. Kemunculan bisnis berbasis digital kian marak. Profit ialah tujuan utama setiap usaha, tetapi suatu bisnis harus memikirkan sustainability usaha.

Bisnis digital di bidang transportasi dan fesyen skala besar (unicorn) lantas menginspirasi millenials untuk memulai bisnis rintisan atau start-up skala kecil (ponies).

Demi mendirikan start-up, kaum muda mulai berpikir meninggalkan profesi pekerja kantoran meski harus menghadapi tantangan start-up yang berguguran.

Untuk itu, setiap pelaku bisnis digital harus berlomba-lomba berkreasi sekreatif mungkin untuk keberlangsungan usaha mereka dan menang di era digital saat ini. Bukan hanya pemilik usaha yang terlibat di dalam suatu bisnis. Di dalam suatu tim berbasis digital banyak pelaku yang terlibat, di antaranya programmer andal untuk mendukung sistem suatu platform dan mentor yang selalu mendampingi setiap usaha para start-up. Selain itu, dukungan secara finansial, yakni pendanaan, ialah hal utama bagi seorang start-up untuk bisa mengembangkan bisnisnya.

Di episode 38, Big Circle mengha­dirkan tiga narasumber, yakni WGS (Walden Global Service & Geeksfarm), Plug and Play, dan Rumah.com.

Dari Silicon Valley
Walden Global Service & Geeksfarm merupakan mimpi Ikin Wirawan yang merupakan pendiri perusahaan yang menyediakan jasa information technology (IT) solution. Dia memang ingin menjadikan Indonesia sebagai IT outsourcing hub.

Pengembang aplikasi kelas dunia dari Bandung ialah julukan tepat untuk Ikin. Dia memutuskan pulang kampung setelah setahun menjadi web programmer di sebuah perusahaan internet di Silicon Valley, Amerika Serikat.

Ikin membangun dan mengembangkan sejumlah perusahaan yang dapat menyediakan programmer demi memenuhi kebutuhan software dalam dan luar negeri.

Sejak berdiri pada 2006, lebih dari 500 proyek telah dikerjakan, di 25 negara. Karena semakin banyaknya kebutuhan akan sumber daya manusia pada bidang IT, bersama rekannya Ikin mendirikan Geeksfarm sebagai tempat pelatihan bagi orang-orang yang tertarik dengan dunia teknologi, untuk bisa menjadi seorang programmer.

Big Circle akan dipandu Andy F Noya bersama Amanda Zevannya yang akan berdiskusi bersama para narasumber, yaitu Ikin Wirawan (founder PT WGS & Geeksfarm), Mohammad Idham (trainer Geeksfarm), Wesley Harjono (President Director of GK – Plug & Play Indonesia, Jessica Marthin (Community Manager of GK – Plug & Play Indonesia), Theodorus Rusli (founder Bustiket.com), Ike Hamdan (Brand Marketing Rumah.com).

Mereka akan didampingi mentor Danton Sihombing (brand consultant) dan Yoris Sebastian (creativepreneur) yang akan memberikan banyak insight kepada narasumber. (H-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More