Star Wars The Last Jedi Kembali Angkat Tema Mentorship

Penulis: MTVN Pada: Kamis, 14 Des 2017, 14:10 WIB Hiburan
Star Wars The Last Jedi Kembali Angkat Tema Mentorship

Ist

KISAH dalam film-film Star Wars tak lepas dari topik pewarisan ilmu pemuka Jedi ke junior kandidat. Menurut sutradara Rian Johnson, tema mentorship atau bimbingan ini diangkat kembali di episode VIII The Last Jedi.

"Tema bimbingan selalu ada di seluruh seri Star Wars," kata Rian dalam keterangan tertulis pihak Disney Indonesia.

"Kita dapat melihat nilai ini melalui hubungan Luke dan Rey, saat dia menemukan Luke di pulau itu, dan juga melalui hubungan Leia sebagai pemimpin Resistance dengan pilot handalnya, Poe," lanjutnya.

Episode ini merupakan bagian kedua dari trilogi ketiga Star Wars. Kisahnya melanjutkan perjalanan Rey (Daisy Ridley) menemui Luke Skywalker (Mark Hamill) di planet terpencil Acht-To, tempat kuil Jedi pertama kali didirikan. Rey, sosok tanpa asal usul, membawa lightsaber milik Luke untuk dikembalikan.

Selain Rey, The Force Awakens juga menampilkan sejumlah tokoh baru, seperti pilot Poe Dameron (Oscar Isaac), Finn (John Boyega), Kylo Ren (Adam Driver). Para tokoh baru ini mewakili generasi baru dua kelompok yang berseteru di dunia fiksi Star Wars.

Adam, pemeran Kylo, menyebut The Last Jedi juga menyoroti perjalanan soliter dua tokoh penyendiri yang mewakili kedua sisi The Force, yaitu Kylo dan Rey. Kesendirian dua tokoh ini telah diperkenalkan dalam seri ketujuh.

"Meski terpisah keyakinan dan memiliki tujuan bertentangan, Kylo dan Rey tidak jauh berbeda. Keduanya sama-sama menempuh perjalanan yang harus dilakukan sendiri. Mereka mungkin merasa kesepian, tetapi film ini menggambarkan kesamaan dalam perbedaan mereka dengan cara yang luar biasa," ujar Adam.

Star Wars: The Last Jedi dijadwalkan rilis di bioskop pada Rabu 13 Desember 2017. (OL-8)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More