Honda Kuasai 58% Pasar LSUV

Penulis: (Gnr/S-1) Pada: Kamis, 14 Des 2017, 07:45 WIB Otomotif
Honda Kuasai 58% Pasar LSUV

MI/RAMDANI

HONDA pada 2017 mempertahankan dominasinya di pasar low sport utility vehicle (LSUV) di Tanah Air dengan menguasai 58% pangsa pasar yang disumbangkan penjualan dua produk andalannya, yaitu Honda HR-V 1.5L menjadi market leader dengan pangsa pasar 36% atau 31.092 unit, sedangkan Honda BR-V 22% dengan penjualan 19.011 unit. "Kontribusi segmen SUV dan LSUV terhadap market otomotif tahun ini masih sangat signifikan, dan kami bersyukur produk-produk Honda terus menjadi pilihan konsumen di segmen ini," kata Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy melalui rilis, Rabu (13/12).

Honda Brio menyumbangkan penjualan tertinggi Honda tahunan 39.401 unit dengan pangsa pasar 18% di kelas LCGC, sedangkan Honda CR-V terjual 13.893 unit di 2017, dengan pangsa pasar 21% di kelas SUV. Honda Mobilio terjual 33.366 unit dengan pangsa pasar 14% di kelas LMPV. Sementara itu, Honda Jazz menjadi market leader di segmen hatchback dengan penjualan 15.073 unit dan pangsa pasar 48%. Selain itu, Honda Brio RS terjual 9.998 unit di 2017 dengan pangsa pasar 35% di kelas city car. Sementara itu Honda HR-V 1.8L yang membukukan penjualan tahunan 5.361 unit dengan pangsa pasar 8% di segmen SUV, diikuti Honda Civic Hatchback 1.450 unit dengan pangsa pasar 5% di segmen hatchback.

Di segmen sedan, Honda Civic terjual 1.317 unit dengan pangsa pasar 67% di kelas small sedan, sedangkan Honda City terjual 984 unit dengan pangsa pasar 56% di kelas mini sedan. Sementara itu, Honda Accord terjual 295 unit dengan pangsa pasar 10% di kelas medium sedan. Honda Odyssey membukukan penjualan 282 unit dengan pangsa pasar 4% di kelas upper MPV, dan Honda Civic Type R mencetak penjualan 51 unit dengan pangsa pasar 37% di kelas sport. Pada Januari-November 2017, Honda membukukan penjualan 171.574 unit dengan pangsa pasar 17% dari total penjualan mobil.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More