Sukses Transplantasi Kulit Kembar Identik pada Luka Bakar 95%

Penulis: Desi Yasmini Siregar Pada: Sabtu, 09 Des 2017, 15:00 WIB Eksplorasi
Sukses Transplantasi Kulit Kembar Identik pada Luka Bakar 95%

AFP

SECARA medis, orang yang mengalami luka bakar sebanyak 30% dari seluruh permukaan tubuh, termasuk ke dalam kategori kritis. Bayangkan kondisi yang terjadi pada Franck Dufourmantelle, 33. Dia menderita luka bakar di atas 95% pada tubuhnya. Franck mengalami kecelakaan kerja pada September 2016 di utara Prancis.

Franck ditelan api saat menangani bahan kimia di tempat kerjanya itu. Beruntung wajahnya selamat dari luka bakar tersebut.

Untuk mempertahankan hidup Franck, dokter mentransplantasi kulit dari saudara kembar identiknya bernama Eric. Cangkok pertama dari kembarannya dilakukan seminggu kemudian, diikuti sekitar belasan prosedur. Empat setengah bulan setelahnya Franck meninggalkan rumah sakit. Operasi dengan pasien dan donor dari pasangan kembar identik ini merupakan operasi pertama di dunia.

Franck menerima kulit yang dicangkokkan dari tengkorak, punggung, dan paha depan saudara laki-lakinya itu. Menerima transplantasi dari kembar identik secara genetis menghilangkan risiko penolakan materi donor. Risiko ini kian besar dengan makin besarnya perbedaan genetis.

Biasanya dalam kasus luka bakar digunakan kulit donor yang berasal dari orang yang telah meninggal, dan kulit donor umumnya mengalami penolakan dalam beberapa minggu.

Dokter utama yang menangani kasus ini mengatakan, hampir setengah dari kulit saudara kembarnya, Eric, diambil dan direnggangkan untuk menutupi area yang lebih luas.

Kini Franck diperbolehkan rawat jalan, tetapi tetap ada terapi intensif. "Tidak sakit lagi," kata Franck yang baru-baru ini berhenti minum obat penghilang rasa sakitnya.

Kini dia bahkan sudah bisa berjalan dan sedang memulihkan gerakan tangannya. "Dengan tangan kiri, saya bisa mencubit benda, seperti capit," katanya. Sementara itu, tangan kanannya yang tidak terlalu terluka, telah sembuh sehingga dia bisa menulis dengan pena.

Transplantasi kulit kembar terhadap pasangan kembarnya telah dilakukan sebelumnya, tapi ini ialah yang pertama untuk menutupi area permukaan yang begitu besar, kata Maurice Mimoun, ahli bedah di Rumah Sakit Saint-Louis di Paris, tempat prosedur tersebut dilakukan.

Sebagai catatan, sebelumnya untuk transplantasi kulit dari kembar ke kembar telah dilakukan, tetapi luas kulit terbakar hanya sekitar 68% tubuh korban.

Pertolongan luka bakar
Penderita luka bakar, apa pun penyebabnya, hanya punya waktu 30 menit untuk mendapat pertolongan dokter. Pertolongan ditentukan dari menit ke menit. Dalam tempo kurang dari setengah jam, penderita harus mendapat cairan infus karena penguapan pada luka bakar akan sangat besar.

Selain rentang waktu menunggu pertolongan medis, faktor lain yang bisa memicu kematian korban ialah luasan dan kedalaman luka bakar, ada tidaknya gangguan pernapasan, serta faktor penyerta lain.

Faktor penyerta lain yang bisa memicu parahnya luka bakar, antara lain usia lanjut lebih dari 50 tahun, usia kurang dari lima tahun, serta adanya berbagai penyakit bawaan, seperti asma, jantung, dan diabetes.

Pertolongan pertama pada orang yang mengalami luka bakar, yaitu korban dijauhkan dari sumber api, melepaskan barang-barang yang menempel di tubuh korban yang berpotensi menyimpan panas, seperti baju, cincin, jam tangan, atau benda-benda logam lain. Korban dapat juga bergulung-gulung di tanah atau pasir untuk memadamkan api di tubuhnya.

Penanganan luka bakar, untuk luka kecil cukup disiram dengan air bersih yang mengalir sekitar 20 menit. (The Guardian/AFP/M-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More