Pilihan Politik Pengaruhi Aksen Bicara

Penulis: Desi Yasmini Siregar Pada: Sabtu, 09 Des 2017, 14:31 WIB Eksplorasi
Pilihan Politik Pengaruhi Aksen Bicara

SHUTTERSTOCK

POLITIKUS ulung biasanya sangat teliti dalam berbahasa. Tim khusus dipersiapkan untuk menyusun strategi dalam berbicara secara khusus ke berbagai pihak. Cara itu dilakukan sebagai taktik untuk memengaruhi dan mendapatkan suara, merendahkan oposisi, serta memperkuat pendirian mereka sendiri.

Peneliti mengamati anggota Parlemen Inggris yang berbasis di London (selatan Inggris). Ketika politikus dari daerah lain di negara ini terpilih menjadi anggota parlemen, mereka harus mulai mengadopsi aksen bahasa Inggris Selatan.

Untuk menguji apakah itu benar-benar terjadi pada anggota parlemen Skotlandia yang bekerja di Parlemen Inggris, para periset mengamati pidato 10 politikus Skotlandia selama periode satu tahun.

Tim menemukan, walaupun tidak ada korelasi antara aksen dan kelas sosial, mereka menemukan adanya keterkaitan gaya mereka berbicara dengan asal partai politik mereka. Ternyata aksen vokal anggota Partai Nasional Skotlandia (SNP) lebih rendah daripada aksen vokal anggota Partai Buruh Skotlandia. (iflscience/dys/L-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More